"Sama gue aja ya, biar aman." Hani menarik tanganku, mengajakku melangkah lebar menuju area parkiran. "Yuk, gue antar!"Dengan gerakan panik, aku segera memasang helm dan naik ke boncengan motor Hani. "Agak ngebut, Han. Gue harus buru-buru sampai di rumah!" teriakku menembus deru angin."Beres! Pegangan yang erat, gue bakal ngebut nih!"Aku memeluk pinggang Hani erat-erat sebelum akhirnya ia memutar gas dalam-dalam, membelah kepadatan jalanan kota Janeva dengan kecepatan kilat."Kakak!" teriak Rian gembira begitu motor Hani berhenti tepat di halaman sekolah yang sudah sepi.Aku bergegas turun dari motor dan berlari menghampiri Rian yang juga berlari kecil menyambutku."Kak... Mama lama banget. Rian udah kelaparan nih," rengeknya manja sembari memeluk pinggangku rapat."Aduh... maaf ya, Mbak Kayla. Saya tadi sudah membujuk Rian untuk makan di kantin dulu, tapi anaknya tetap nggak mau," timpal sang guru yang mela
최신 업데이트 : 2026-07-27 더 보기