Marco menekan gas lebih dalam. Mobil melaju kencang di jalanan malam yang mulai sepi. Wajahnya kaku, rahang mengeras, dan mata tajam menatap ke jalanan di depan. Ia kembali menekan kontak seseorang di layar ponselnya. Hanya dua kali nada sambung terdengar sebelum panggilan itu diangkat. “Tuan,” suara Adrian langsung terdengar. “Taruh ponselmu di dekat pintu ruang tamu,” perintah Marco rendah dan tegas. “Hidupkan loudspeaker. Saya mau dengar apa yang mereka bicarakan.” Di seberang, suara Adrian terdengar ragu. "Tuan, kalau sampai ketahuan—" "Lakukan saja," potong Marco dingin. “Saya yang tanggung jawab." Hening sesaat, lalu terdengar suara langkah kaki Adrian yang bergerak pelan, diikuti bunyi gesekan kain saat ponsel itu diselipkan entah di mana. Tak lama, suara dari ruang tamu mulai terdengar samar, tapi cukup jelas untuk didengar. Marco menginjak pedal gas lebih dalam. Mobilnya melesat menyalip beberapa kendaraan di jalur kanan. _____ Di ruang tamu utama Mansion Yozefa, Moa
Last Updated : 2026-09-10 Read more