Sore itu, rumah terasa lebih ramai dari biasanya.Bukan karena ada tamu atau acara keluarga. Hanya karena lima orang yang tinggal di dalamnya sedang melakukan kegiatan masing-masing, tetapi entah bagaimana semuanya berakhir di tempat yang sama.Denis duduk di teras dengan buku gambar terbuka di atas meja. Pensil berada di antara jemarinya, bergerak pelan membentuk garis-garis yang belum jelas. Sesekali ia menghapus bagian tertentu, lalu menggambarnya kembali.Di sebelahnya, Azka sedang sibuk dengan beberapa komponen kecil yang berserakan di atas kain bekas. Ada kabel, roda mungil, beberapa baut, dan benda-benda yang bahkan Denis tidak tahu namanya.Sejak mengikuti ekstrakurikuler robotik, meja teras mendadak berubah fungsi menjadi bengkel mini.Denis melirik benda-benda itu, lalu kembali melihat gambarnya.“Kalau robotmu bentuknya begini, lebih keren.”Azka menoleh. “Mana?”Denis memutar buku gambarnya. Di sana
Last Updated : 2026-09-10 Read more