Bab 23: Tuntutan Mama NoviaSetelah menyelesaikan sarapan pagi yang diwarnai riak kecemburuan tipis namun manis itu, Andika tidak bisa berlama-lama menikmati waktu santainya di rumah. Sebagai salah satu dokter spesialis obgyn favorit se-Banjarmasin raya, jadwalnya hari ini benar-benar padat merayap.Pukul setengah delapan pagi, Andika sudah rapi dengan kemeja kerjanya. Sebelum berangkat, ia menyempatkan diri mengecup dahi Bilqis di dekat pintu depan."Mas berangkat dulu, ya. Pagi ini Mas ada jadwal operasi elektif dua pasien di RSIA Kiera, setelah itu langsung lanjut visit pasien pasca-operasi semalam," pamit Andika lembut, jemarinya mengusap pipi Bilqis sekilas. "Siangnya Mas harus ke RSUD untuk mengajar residen dan praktik poli di sana sampai sore."Bilqis mengangguk patuh, mencium punggung tangan suaminya dengan takzim. "Iya, Mas. Hati-hati di jalan. Jangan lupa makan siangnya nanti.""Pasti, Sayang. Mas pulang agak sorean langsung siap-siap praktik malam di Kiera lagi," Andi
Last Updated : 2026-07-30 Read more