Di rumah sakit, setelah mengantar Kirana ke stasiun, Jayden segera bergegas kembali ke rumah sakit tanpa berhenti sejenak.Sejak Dhea didorong hingga terjatuh oleh Kirana, kandungannya terus bermasalah dan kondisinya menjadi sangat rapuh. Dia bahkan tidak bisa jauh dari Jayden.Jika tidak melihatnya untuk sesaat saja, Dhea akan menangis tersedu-sedu sampai pingsan.Memikirkan hal itu, Jayden pun mempercepat langkahnya.Benar saja, di kamar pasien, begitu Dhea terbangun dan tidak melihat suaminya, air matanya langsung mengalir deras."Kayden, Kayden, di mana kau?"Karena tidak kunjung mendapat jawaban, Dhea makin panik. Bahkan perutnya ikut terasa sakit.Namun, dia tidak memedulikannya. Dengan tubuh yang lemah, Dhea memaksa turun dari ranjang untuk mencari Jayden.Namun, pada detik berikutnya, pria yang terus dia panggil itu tiba-tiba membuka pintu dan berjalan cepat ke arahnya. "Dhea!"Melihat wanita itu hampir jatuh karena kehabisan tenaga saat hendak turun dari ranjang, Jayden terkej
Read more