...Bab 52“Terus, kamu takut kenapa, Mas?”Tidak ada tanda-tanda Ryuga akan menjawabnya, pria itu hanya menggeleng lemah seraya menepuk punggung tangan Dara.Dara hanya mendengus, lalu melihat wajah Ryuga dalam jarak sedekat itu bisa ia lihat kalau Ryuga belum benar-benar membersihkannya.“Mas, kamu kapan terakhir cukuran?” Dara meraba wajah Ryuga, ada bulu-bulu halus di sekitar rahang pria itu yang mulai memanjang.“Nggak apa-apa, itu normal.”Dara berdecap. “Ya itu emang normal, tapi kan lebih rapi kalau bersih!”Dara bangun dari sisi sofa, membereskan baskom dan handuk kecil yang dipakai untuk menyeka. “Diem di sini, aku cukurin.”Ryuga menurut tanpa protes, memerhatikan Dara. Seraya berjalan mendekat, Dara tampak serius membaca penggunaan krim cukur di tangannya. Saking serius, bibir Dara tanpa sadar bergerak mengikuti apa yang dibacanya.“Kamu sini, Mas.” Dara meminta Ryuga berdiri di depan wastafel di depan kamar mandi yang biasa digunakna untuk mencuci muka. Di sana lebih t
Last Updated : 2026-08-23 Read more