...Bab 3Amanda, mertua Dara tersenyum maklum. Memahami situasi canggung di antara mereka. Ia lantas berinisiatif mendekat, menyentuh bahu Dara pelan sambil berujar. “Namanya Zionathan, kamu bisa panggil Zio.”“Ganteng banget,” puji Dara, antusias. Tawanya menguar ringan, tangannya hendak meraih Zio tetapi masih ragu.“Nanti tanya sama Ryuga, dia lebih tahu cara bikin anak ganteng seperti Zio.” Amanda tersenyum penuh makna, dan bodohnya Dara mengangguk.Dara mengalihkan pandangnya pada Ryuga dan Zio. Ia kembali mengulurkan tangan berniat memperkenalkan diri. “Hai, Zio. Nama tante, Dara.”Zio tak bergeming dalam gendongan Ryuga. Akhirnya Dara hanya bisa menarik kembali tangannya, ia harus memaklumi hal tersebut.“Oke, kita bisa kenalan nanti atau besok atau kapan pun terserah Zio. Tenang aja, tante nggak gigit orang. Paling, cubit dikit. Gemes banget soalnya.”Siapa yang mengira candaan garing Dara itu malah mengundang senyum kecil di bibir mungil Zio?“Waahh, kamu tersenyum?” Dara
Last Updated : 2026-07-07 Read more