Hari itu, pukul 04.30, minivan menjemput kami di depan hotel tempat kami menginap. Lima belas menit kemudian, kami tiba di lokasi lepas landas sambil menikmati sarapan ringan. Setelah itu, kami diarahkan menuju titik tempat balon kami berada.Kru darat mulai menyalakan kipas besar, disusul semburan api raksasa dari tungku pembakar untuk mengisi balon yang semula kempis di atas tanah hingga mengembang penuh. Perlahan, tubuh balon itu terangkat dan berdiri tegak sempurna.Pilot kemudian memanggil namaku, nama Ines, dan empat penumpang lainnya. Kami masuk ke dalam keranjang secara bergantian dan berdiri menunggu balon membawa kami melayang selama sekitar satu jam.Keranjang anyaman rotan itu terasa kokoh, tetapi sensasi ketika balon mulai terangkat membuatku spontan mencengkeram tepinya erat-erat.Di dalam kompartemen kami, suasananya terasa begitu intim. Selain aku dan Ines, ada empat penumpang lain—sepasang kekasih paruh baya yang saling berpelukan dan dua petualang solo yang sibuk meng
Última actualización : 2026-09-18 Leer más