Aku turun dari pesawat Kualanamu jam 3.40 pagi. Alamat di tangan: Jalan Binjai Km. 10, Gang Damai.Aku nyampe sana jam 4.20. Gelap. Sunyi. Nggak ada siapa-siapa. Akhirnya nginep di penginapan kecil. 150 ribu. Tidur di lantai.Pagi jam 8 dia ke Kantor Kepala Desa. Suasana masih lengang. Baru beberapa pegawai kantor desa yang datang. Aku bertanya pada seseorang di kantor. “Pagi, Pak. Saya mau cari info tentang warga disini yang dulu tinggal di Gg. Damai ini 15 tahun lalu.”“Siapa namanya Pak?”“Darma dan Anita. Punya anak bernama Macho. Kabar terakhir tinggal disini. Saya saudaranya.”“Silahkan duduk dulu, Pak. Saya akan memeriksa berkas data yang ada.”Aku menunggu di ruang tunggu. Pak Saleh, kulihat di tagnamenya sibuk masuk ke ruangan dalam, memeriksa berkas data warganya. Buka arsip debu. Ketemu.Darma, Anita, anak Macho. Pindahan dari Sunggal 2008. “Alhamdulillah, Pak. Ketemu. Tapi berdasarkan data ini, Pak Darma dan Anita sudah pindah. Sudah 15 tahun nggak lapor. Nggak tau
Last Updated : 2026-08-01 Read more