"Salsa nggak boleh gitu ya. Bohongin Mama itu perbuatan buruk. Salsa nggak mau dicap sebagai anak nakal, kan?" Melupakan apa yang terjadi semalam, aku menghibur diri dengan video call bersama Salsa melalui ponsel Sus Dara. Wajah putriku yang manis tampak di layar. Dia masih mengenakan pakaian sekolah dan baru tiba di apartemen."Papa beneran sakit loh, Mama," sahutnya keras kepala, tidak mau kalah. "Salsa udah periksa jidatnya semalam, dan badan Papa hangat Mama.""Bayiii." Aku berseru gemas. "Buktinya Papa kamu baik-baik aja pas Mama kemarin ke sana. Terus ini Papa juga kerja seperti biasa. Tolong ya bayi, jangan suka bikin laporan palsu.""Mana?" Salsa justru mendongak, wajahnya tampak penuh di layar. Dia habis makan apa sih dengan pipi yang belepotan cokelat seperti itu? Apakah roti? Atau anakku diam-diam mengemil cokelat siang-siang begini tanpa sepengetahuan Sus Dara?"Sus, Salsa habis makan apa ya?" Aku bertanya
Last Updated : 2026-08-12 Read more