"Man!""Eh? Tante tanya apa tadi?" Maman tersadar, pipinya memerah."Ihh, kamu ini... Emang tadi bengong mikir apaan? Ngebayangin Tante ya? Hihi..." Tante Zara tertawa genit, lalu mengedipkan matanya.Maman merasa wajahnya panas. Ia buru-buru mengalihkan pandangan."Gimana, Man? Gede ya?" tanya Tante Zara kembali.Maman tersentak kaget. "Hah?! Apanya, Tante?""Loh? Ya ikannya, lah. Emang kamu mikir apaan?" Tante Zara tertawa renyah, membuat bahunya yang mulus berguncang."Eh, anu... bukan, enggak..." Maman gelagapan, gugup bukan main."Udah, santai aja kali, Man. Nggak usah canggung gitu sama Tante. Sini, Tante mau liat ikannya, gede apa enggak."Dengan tangan gemetar, Maman mendekatkan keranjangnya. Begitu tutupnya dibuka, mata Tante Zara membelalak."Wah... gede banget! Ini asli Man? Nila beneran? Bukan AI, kan?""Ah, Tante bisa aja. Mana ada ikan nyata begini dibikin dari AI, hehe..."Maman menjawab apa adanya. Namun, raut wajah Tante Zara masih menyiratkan ketidakpercayaan melihat
最後更新 : 2026-07-14 閱讀更多