"M-maman?! Ngapain lo ada di rumah gue?!" teriak Ririn kaget, wajahnya seketika memerah mengingat kejadian guling-gulingan mereka berdua.Maman menyunggingkan senyum usil, menatap gadis galak itu dari atas sampai bawah."Loh, kok nanya gitu? Emang nggak boleh ya bertamu ke rumah cewek cantik?""Cantik, cantik kepala lo peang!" seru Ririn sewot, berjalan mendekat dengan tangan berkacak pinggang. "Kemarin bikin onar di halaman belakang, sekarang berani-beraninya masuk ke rumah gue! Mau nyuri apa lagi lo, hah?!"Sebelum Maman sempat menjawab, Bu Ratna muncul dari dapur nampan berisi dua gelas es teh manis. Wanita itu mengerutkan kening melihat putrinya sudah ngomel-ngomel."Ririn! Kok ngomongnya gitu sama tamu? Maman ini yang udah bantuin Ibu bawa belanjaan tadi di jalan," tegur Bu Ratna tegas.Ririn tertegun, melirik ibunya lalu menatap Maman tajam. "Bu, Ibu nggak tau aja! Anak ini aslinya—""Aslinya apa, Rin?" potong Maman dengan senyumnya, menatap mata Ririn lekat-lekat. "Aslinya gant
Last Updated : 2026-08-23 Read more