Alina tidak boleh membiarkan hal itu terjadi. Ia harus bermain dingin, sehalus Dewa merancang intrik di balik layar. Ia harus menahan diri, mengumpulkan bukti-bukti perselingkuhan Elang dan Hadisti secara autentik, mendokumentasikan kejahatan finansial suaminya, hingga posisinya di mata hukum benar-benar tidak tersentuh. Hanya dengan cara itulah proses perceraiannya kelak bisa berjalan mulus tanpa celah, dan ia bisa menendang Elang keluar dari kehidupannya tanpa membawa kerugian sedikit pun. Alina menghembuskan napas perlahan, mengangkat wajahnya kembali. Raut tegang di garis wajahnya sengaja ia lunakkan, menggantinya dengan tatapan redup yang memancarkan keraguan dan kepasrahan yang dibuat-buat. "Aku cuma merasa lelah, Mas," ucap Alina dengan suara pelan, membiarkan jemarinya tetap berada dalam genggaman Elang. "Setiap hari aku harus mendengar sindiran dari Ibu soal keturunan, sementara kamu selalu pulang dalam keadaan lelah dan langsung tidur. Aku merasa sendirian di rum
Last Updated : 2026-09-05 Read more