Denting jam dinding menunjukkan pukul dua dini hari. Suasana kamar utama kediaman Bramantya begitu sunyi, hanya dihiasi deru pendingin udara dan hembusan angin malam yang menerpa kaca jendela. Di atas ranjang king size, Nala bolak-balik mengubah posisi tidurnya. Perutnya yang makin membuncit besar di usia kehamilan sembilan bulan membuat setiap pergerakannya terasa sangat terbatas dan serba salah. "Ssshh..." Nala ringis pelan, memegangi pinggang belakangnya yang terasa pegal luar biasa, bagaikan ditusuk ribuan jarum halus. Belum sempat Nala mengubah posisinya lagi, sepasang lengan kokoh yang hangat seketika melingkar pelan di sekeliling tubuhnya. Axel, yang sejatinya tak pernah benar-benar tidur lelap selama beberapa minggu terakhir demi memantau sang istri, langsung menegakkan tubuh tegapnya. Pria itu menyandarkan punggungnya di kepala ranjang, lalu menarik tubuh Nala secara perlahan ke dalam dekapannya. "Pegal lagi, Sayang?" bisik Axel parau. Suaranya yang serak khas bangun ti
Last Updated : 2026-10-19 Read more