Bunda Farin pun duduk di depan Farin dan hanya menatap anaknya itu yang masih sibuk dengan laptop dan mapnya. Senyum tipis hadir di wajah Bunda Farin karena setiap bekerja, putrinya itu tidak akan memikirkan hatinya dan sosok yang menemaninya selama ini. Tapi, Bunda Farin juga terlihat sedih karena hingga saat ini, Farin masih saja belum mau melakukan hal yang berkaitan dengan laki-laki. Dia hanya akan melakukan hubungan kerja sama, untuk masalah hati, siapkan saja mundur sejauh mungkin. “Bunda sudah ada di sini dan duduk di depan kamu aja, kamu masih kerja, Kak,” ujar Bunda Farin. “Jadi, Bunda kenapa suruh Farin ke sini?” tanya Farin sambil menyesap americanonya setelah membereskan pekerjaannya. “Hana mau kenalin cowoknya. Kamu kan kakaknya, ka
Last Updated : 2026-09-14 Read more