Beberapa jam kemudian... "Area ini sepi, kamu aman, bisa turun di sini," ucap Hanggara ketika mobil akhirnya berhenti sempurna di sebuah sudut area pantai yang cukup tersembunyi.Savana mengangguk pelan, napasnya masih terasa tertahan. Jemarinya yang gemetar bergerak meraih gagang pintu kabin, hendak secepat mungkin keluar untuk menghirup udara bebas. Namun, sebelum pintu sempat terbuka celah, cengkeraman kuat tangan Hanggara tiba-tiba meraih lengannya secara mendadak.Savana tersentak kaget ketika tubuhnya ditarik kembali menyandar rapat pada dada bidang sang Direktur. Sebelum ia sempat melayangkan protes, Hanggara menyergap bibirnya dalam sebuah ciuman yang dalam, intim, dan teramat menuntut. Lidah pria itu bergerak lihai, merampas habis sisa-sisa pertahanan diri Savana hingga tubuh wanita itu terkulai pasrah di dalam dekapan hangatnya.Setelah memberi lumatan terakhir yang membakar ingatan, Hanggara perlahan melepaskan bilah bibir Savana. Dengan pandangan tajam yang memabukkan, ia
Last Updated : 2026-08-04 Read more