"Kenapa wajahmu merah begitu, Bella? Sudah jelas sekali kalau kau naksir Tuan Whitney," goda Arthur sambil tertawa renyah, melipat kedua tangannya di atas meja makan. "Tapi jujur saja, seleramu kali ini luar biasa. Casey Whitney bukan cuma tampan, kekuatan finansial dan jaringannya benar-benar di atas rata-rata.""Jangan menggodaku, Arthur," desis Arrabella pelan, berusaha menguasai diri walau kedua pipinya masih memanas. Ia mengambil cangkir tehnya, menyesapnya perlahan untuk menutupi rasa canggung. "Aku hanya berpikir realistis. Kerja sama dengan Diamond Group akan membawa dampak besar bagi keluarga kita.""Alasan bisnis lagi," cibir Gwen sambil menduduki kursi kosong di samping Arthur. "Kalau suka, bilang saja suka. Tapi bersiaplah gigit jari, Bella. Wanita yang menginginkan sepupuku itu sangat banyak, bahkan lihat lah, Melody yang jelas-jelas tunangan Arthur saja terus menempel padanyya kaya perangko." "Itu karena Melody sedang sakit, Gwen," potong Arrabella cepat, membela prasan
Last Updated : 2026-09-02 Read more