"Ah! Kalau begitu duduk dulu, Casey. Kebetulan kami baru mau sarapan. Ayo sini, kita perlu berbincang banyak," ajak Om Mark ramah seraya menepuk kursi kosong di dekatnya."Baik, kebetulan Casey belum sarapan pagi ini, Om..."“Sudah Om duga itu, makanya Om mau kamu bergabung di sini, kita adalah keluarga, Casey.”“Terima kasih, Om.” Casey duduk tepat di seberang Melody. Tadi Melody memang sengaja mengambil posisi duduk di samping Arthur karena sama sekali tidak menduga kalau pria itu akan datang pagi ini."Papa ternyata akrab ya, sama Tuan Whitney?" sapa Gwen sengaja memakai nama sebutan tuan.Mark menoleh dengan dahi berkerut tipis. "Dia sepupumu Gwen, jangan panggil tuan, panggil kakak.""Ah, maaf, Pa. Habisnya Kak Casey kelihatan sangat formal dan sangat berwibawa, aku segan kalau memanggil nama, takut mengganggu," sahut Gwen sambil melirik tipis ke arah Melody."Ah! Tentu saja tidak masalah. Dia adalah keponakan papa kandung, berarti dia sepupumu. Jadi, jangan terlalu formal. Bukan
Last Updated : 2026-09-05 Read more