"Foto ini... ambil pas kita di tempat kafe kemarin, ya?" bisik Melody pelan, menatap pendar layar ponsel Harvey yang kini memperlihatkan potret dirinya sedang tertawa lepas menatap cangkir kopi. Di foto itu, Harvey duduk di sampingnya, menatapnya dengan binar mata yang teramat hangat."Iya," sahut Harvey seraya mengulas senyum tipis, merasa lega karena fokus Melody sejenak teralih dari kepanikan. "Foto itu terlalu indah buat dibuang gitu aja, Mel. Penjual fotonya bahkan bilang kalau ekspresi kamu di foto ini salah satu yang paling alami yang pernah dia abadikan."Melody terdiam sejenak, menatap lekat gambar di layar itu. Namun bayangan ngeri soal somasi Carita kembali menyenggol kesadarannya dengan kejam. Jarum jam digital di pojok layar ponsel Harvey menunjukkan pukul enam sore.“Aku pinjem bentar dulu ya, Vey.”Dengan jemari yang bergetar, Melody membuka aplikasi google di ponsel Harvey. Ia mengetikkan nama butiknya, i-Me Mode, lalu menyusul nama Carita. Melody menahan napas, bersia
Last Updated : 2026-09-18 Read more