"Ayo masuk, Bi," sapa Melody lembut, membuka pintu kamar lebih lebar dan membiarkan aroma gurih bubur ayam serta keharuman teh hangat menguar memenuhi ruangan.Bi Ani melangkah masuk dengan nampan kayu di tangannya. Matanya melirik sekeliling kamar yang begitu luas dan serba mewah itu dengan binar takjub bercampur canggung. Ia perlahan meletakkan nampan tersebut di atas meja kecil dekat sofa."Non, ini sebenarnya rumah siapa?" Tanya Bi Ani menatap ke arah Melody."Ini rumahnya Casey, Bi. Inget, kan? Sepupu nya Melody yang papa mama nya kecelakaan?" Tanya Melody."Loh! Iyakah?""Iya, Bi.""Soalnya bibi kira orangnya sombong, soalnya kan di bilang katanya monster kejam atau apalah. Tapi buktinya dia yang bawa non Melody kesini.""Iya, Bi. Dia yang bantuin Melody.""Syukurlah, Non. Bibi jadi tenang dengerinnya. Pantes orang-orangnya ramah banget, bibi ngerasa nyaman tinggal di sini..."Melody melangkah mendekati sofa, mengulas senyum tipis untuk menenangkan pengasuhnya. "Udah ngobrol tad
Last Updated : 2026-09-21 Read more