"Non Melody, ada apa? Non baik-baik saja?"Suara Bi Ani yang penuh kekhawatiran memecah keheningan yang mencekam di meja makan. Wanita paruh baya itu melangkah mendekat, memperhatikan jemari Melody yang masih meremas kuat kain gaunnya hingga memutih di bagian buku-buku jari. Di sampingnya, Mbok Nah juga menatap Melody dengan raut wajah cemas.Melody terperanjat kecil. Ia dengan cepat menarik tangannya dari bawah meja, mengulas senyum tipis yang dipaksakan untuk menutupi gemuruh emosi di dadanya."Nggak apa-apa, Bi. Melody cuma kaget aja Casey mendadak pergi," sahut Melody pelan, mencoba menetralkan nada suaranya seraya meraih kembali sendok supnya yang sempat tertunda."Tuan Casey memang sangat sibuk, Non," bisik Bi Nah lembut, mencoba memberikan pengertian. "Ayo dihabiskan supnya. Tadi Tuan berpesan agar Non Melody tidak boleh melewatkan makan."Melody hanya mengangguk pelan, walau setiap tegukan sup hangat yang masuk ke tenggorokannya kini terasa begitu hambar. Perhatian manis, us
Last Updated : 2026-09-25 Read more