"Dicintai ugal-ugalan seorang Harvey, ya?" bisik Harvey membaca salah satu komentar netizen yang tertera di layar ponsel Melody. Pria itu menoleh, menatap samping wajah Melody yang masih membatu, lalu terkekeh pelan. "Tapi jujur ya, Mel... netizen juga nggak sepenuhnya salah kok." Melody tersentak kaget. Ia refleks menoleh cepat, membuat tatapan mereka langsung beradu dalam jarak yang begitu dekat. "Vey, kamu... ngomong apa sih?" "Aku serius, Mel," potong Harvey lembut, tanpa ada keraguan sedikit pun di bola matanya yang jernih. "Selama ini aku cuma tahu kamu itu cewek penjahit yang rendah hati dan selalu nolak tiap kali diajak jalan. Tapi makin ke sini, aku makin sadar kalau rasa penasaranku ke kamu itu bukan sekadar kagum. Aku beneran suka sama kamu." Dada Melody berdesir hebat mendengar pengakuan jujur itu. Di tengah badai pengkhianatan Arthur, keculasan Gwen, dan luka dingin yang baru saja digoreskan Casey, kehangatan tulus yang ditawarkan seorang superstar papan atas di hadapan
Last Updated : 2026-10-01 Read more