"Mel, Tuan Whitney sepupumu?" tanya Dave dengan binar terang di matanya, suaranya setengah berbisik di tengah sorak tepuk tangan para tamu undangan yang menggelegar.Melody yang kini sudah duduk anggun di kursi beludru meja bulat VIP mengangguk pelan. "I-iya, Dave. Kenapa?""Kalian tampak tidak akrab?" tanya Dave heran, matanya tak lepas menatap sosok Casey yang sedang melangkah tegap menuju panggung utama di bawah sorotan lampu spotlight emas."Ehm, kami memang jarang bertemu dengannya, aku sibuk dan dia juga," sahut Melody diplomatis, berusaha menutupi fakta bahwa di balik layar, interaksi mereka jauh dari kata formal.Dave menyipitkan mata, menatap Melody dengan pendar kuriositas yang makin dalam. "Kau tadi terlihat gak percaya kalau dia pemilik Diamond Group? Kayak terkejut gitu, emang gak tahu atau gimana?"Melody menghembuskan napas pelan, merapikan gaun haute couture merah marunnya untuk menyembunyikan keterkejutan yang masih bergolak hebat di dada.Dalam hatinya, Melody ingin
Last Updated : 2026-08-28 Read more