"Lima menit lagi bodyguard ku akan masuk dan mengurus semuanya. Kau tinggal lihat dan nikmati permainan. Atau kau merekamnya untuk jadikan serangan di kemudian hari, terserah padamu, My Queen."Melody menatap layar ponselnya dengan senyuman miring sambil menggerutu. “Heran banget, kenapa sih, dia selalu ikut campur urusanku? Aku cuma pengen dia itu kerja dan buat kakek bangga. Bukan ngurusin urusan orang lain gini. Dasar gak waras!” Setelah menyimpan ponselnya, Melody membawa baki berisi minuman dimana Arthur duduk.Dengan langkah kaki yang anggun dan raut wajah berpura-pura polos serta penuh perhatian, Melody berjalan melangkah keluar dari area dapur bersih menghampiri sofa utama tempat Arthur menunggunya."Kau pasti haus, Arthur. Minumlah, sebelum kita bermesraan," bisik Melody menggoda, memasang nada mengayun manja yang menghanyutkan seraya menyodorkan gelas itu tepat di hadapan tunangannya."Terima kasih, Sayang. Kamu perhatian banget, Sayang. Aku sangat mencintaimu, " puji Arthu
Last Updated : 2026-08-24 Read more