Tanpa melepaskan kuncian matanya dari iris mata Clara yang meredup pasrah, Raka melepas ikat pinggangnya dalam satu gerakan cepat dan tegas, lalu membebaskan senjata utamanya yang sudah membatu sempurna.Clara meneguk ludahnya dengan susah payah saat melihat ukuran raksasa milik pengawalnya yang berurat tebal di bawah remangnya cahaya kabin."R-Raka, ah. Cepat masukin," perintah Clara dengan nada bergetar, dengan desahan napasnya tertahan di tenggorokan seraya jemari mulusnya refleks mencengkeram lengan kekar Raka."Saya akan datang, Bu Clara," sahut Raka dengan suara serak yang begitu rendah, dalam, dan sarat akan dominasi tanpa ampun.Tanpa penyesuaian yang memanjakan, Raka langsung memegang paha mulus sang CEO, memosisikan dirinya tepat di depan celah intim yang sudah basah kuyup, lalu menghantamkan miliknya masuk secara menancap dalam satu hentakan bertenaga.JLEB!"AHHHH! RAKAAA!" jerit Clara melengking tinggi, memecah keheningan malam Pasteur.Tubuh mewahnya mencuat kaku di atas
Last Updated : 2026-10-01 Read more