“Ide yang bagus, Bu Clara!” sahut Raka sembari menyunggingkan senyum nakalnya.“Kalau begitu, buka sekarang bajumu, Raka,” perintah Clara dengan suara sensualnya.Dengan satu gerakan mantap, jemari beruratnya membuka kancing-kancing kemeja hitamnya hingga terlepas total, menyingkap dada bidang serta perut berotot yang kokoh berlapis peluh tipis.Tanpa ragu sedikit pun, ia menurunkan celana panjang beserta pakaian dalamnya, membebaskan kejantanannya yang membatu keras dan tegap mengacung gagah hanya dalam hitungan detik.Clara, yang masih berbaring terlentang di atas karpet bulu tebal, mendadak menahan napas.Matanya terbelalak lebar, mengunci pandangannya pada keperkasaan sang pengawal yang terpampang nyata tanpa aling-aling."Raka," desis Clara halus.Vokal anggunnya berganti menjadi bisikan sarat akan rasa lapar yang teramat sangat. "Kamu selalu luar biasa dan bikin saya tergila-gila.""Bukan cuma luar biasa, Bu Clara," sahut Raka dengan suara serak nan berat.Ia lalu berdiri tegap
Last Updated : 2026-10-03 Read more