"Siapa orangnya, May?" tanya Raka rendah.Maya menggeleng pelan, matanya yang sembap menatap Raka dengan kecemasan nyata. "Kalau aku sebut namanya sekarang, Raka, bukan cuma karierku yang hancur. Aku gak bakal pernah aman hidup di Jakarta.""Kamu pikir posisi kamu sekarang udah aman?" sahut Raka dengan sudut bibir terangkat sedikit, membentuk senyum miring yang teramat tipis."Laporan peretasan server dan pemalsuan berkas keuangan itu udah ada di meja penyidik kapolda. Satu telepon saja dari Clara malam ini, polisi langsung jemput kamu di meja kafe ini."Maya mengepalkan kedua tangannya di atas meja, napasnya memburu cepat. "Aku cuma dikontak lewat perantara, Raka! Aku gak pernah ketemu langsung atau tatap muka sama orangnya!"Dahi Raka berkerut tipis. Matanya memicing tajam, namun raut wajahnya tetap terkontrol sempurna tanpa riak emosi berlebih. "Perantara dari mana?""Dari konsorsium competitor," bisik Maya pelan, matanya melirik gelisah ke sekeliling kafe seolah takut ada telinga
최신 업데이트 : 2026-10-12 더 보기