“Selamat pagi, Bu Clara,” sapa Raka saat tiba di depan pintu ruang kerja sang bos.“Pagi,” jawab Clara. "Tutup pintunya dan kunci dari dalam, Raka," perintah Clara. Suaranya rendah, penuh penekanan yang tak bisa dibantah."Baik, Bu Clara," jawab Raka patuh, lalu melangkah ke arah pintu utama, memutar kait kunci besi hingga terdengar bunyi klik yang bergema di ruangan hening itu.Ia pun kembali melangkah mendekati Clara, lalu berhenti tepat satu langkah di hadapan wanita berkulit putih mulus itu.Clara melepaskan blazer mewahnya dan melemparkannya begitu saja ke atas kursi kerja.Tatapan mata tajam sang CEO wanita berumur tiga puluh tahun itu mengunci wajah Raka. Ada gairah liar yang tersirat jelas di balik tatapan dominan itu.Clara menyandarkan pinggulnya pada tepi meja mahoni. Kakinya yang berbalut rok pensil ketat bersilangan rapi."Kamu tahu persis apa tugas tambahanmu pagi ini, kan?" Suara Clara rendah, terkontrol, namun menyimpan getaran halus yang menembus hening ruangan."Saya
Última actualización : 2026-08-09 Leer más