"Aku benci sama kelakuan si Juki. Kurang ajar memang anak itu. Makanya, kemarin sepulang kerja, aku melabrak rumahnya berniat untuk menghajarnya lagi. Tapi, begitu sampai di gang rumahnya, aku melihat dia sedang berbicara dengan seseorang. Luka pria asing itu memang sudah mengering, tetapi bengkak dan lebam di wajahnya masih terlihat jelas. Dari kondisinya saja sudah kelihatan kalau orang yang menghajarnya benar-benar beringas," jelas Leo sambil bergidik ngeri.Tiba-tiba, ingatannya kembali pada kejadian ketika Malik menghajarnya sampai demam.Mendengar itu, Malik hanya mengangguk."Apa yang akan kamu lakukan?" tanya Leo pada Malik, memandanginya penuh rasa penasaran."Aku harus bagaimana? Tapi melihat kelakuannya, aku enggak bisa diam. Juki benar-benar membuatku penasaran, apa alasan dan motifnya?""Mungkin ingin menjatuhkanmu," balas Leo menebak."Bahkan aku belum hebat, apalagi kaya," balas Malik santai. Tatapannya masih tertuju pada layar ponsel yang digenggamnya hingga redup dan
Last Updated : 2026-10-04 Read more