Pagi itu, Zea meringkuk nyaman di sudut sofa empuk, mengenakan piyama tidur berbahan katun lembut sambil memeluk bantal sofa ukuran sedang. Suara langkah kaki pelayan di selasar depan terdengar menyambut seseorang dengan nada ramah dan penuh takzim. Zea mengerjap perlahan, mengalihkan pandangan dari televisi ke arah pintu utama yang terhubung langsung dengan foyer.Sosok wanita paruh baya berbusana elegan dengan senyum hangat terkembang di wajahnya melangkah masuk. Helena Elvano, sang ibu mertua, datang seorang diri tanpa pengawalan ketat atau pemberitahuan sebelumnya."Mama?" cicit Zea pelan, segera beranjak dari sofa dan menghampiri wanita itu dengan langkah sedikit tergesa.Helena merentangkan tangan, menyambut kedatangan menantunya dengan pelukan singkat yang erat dan penuh kasih sayang. Aura hangat langsung menguar dari diri Helena, membuat ketegangan di pundak Zea mencair seketika."Pagi, sayang. Wah, kamu baru bangun tidur rupanya, hm?" sapa Helena lembut, mengusap punggung Ze
Dernière mise à jour : 2026-09-14 Read More