AKAN KUTUNGGU- 46 Flight "Mbak, ada kiriman buket bunga untuk Mbak Nindi," ujar seorang staf kantor seraya meletakkan sebuah buket bunga berukuran mungil di meja kerja Nindiya.Nindiya mengalihkan pandangan dari layar komputer. "Dari siapa, ya?""Kurang tahu, Mbak. Tadi cuma dititipkan kurir di depan. Ada kartunya di dalam," jawab staf itu tersenyum ramah, lalu berpamitan kembali ke kubikelnya.Nindiya meraih buket itu, mengamatinya lekat-lekat. Meski berukuran kecil, tampilannya memancarkan kesan eksklusif dan amat berkelas. Tiga tangkai Juliet Rose berwarna peach yang langka tersemat anggun. Dibungkus kertas matte krem lembut dengan simpul pita satin champagne. Di sela-sela tangkainya, terselip kartu kecil tanpa nama pengirim, hanya menyisakan dua kata singkat yang ditulis tangan.Just for you, Nindiya. May this be a wonderful day for you.Nindiya bergeming. Dari siapa ini? Ketiga lelaki yang ia kenali juga terbiasa bicara dengan selingan bahasa inggris. Khai, Indra, atau Billy?
Last Updated : 2026-10-17 Read more