"Mbak Nindiya, saya tunggu di luar, ya. Nanti setelah selesai saya yang akan mengantarkan pulang," ucap Manto dengan sopan sesaat sebelum mereka melangkah masuk."Iya, Mas. Makasih banyak, ya."Manto mengangguk, lalu beranjak pergi.Usai mengantar mereka duduk di kursi berbusa empuk, staf restoran memohon izin pamit dan menutup pintu rapat-rapat, berjaga tepat di luar ruangan.Bu Mira mengedarkan pandangan. Ruang yang elegan. "Khaisar membawa kita ke tempat yang istimewa begini, Nin."Nindiya mengangguk lembut. "Iya, Bu. Mas Khai sepertinya sengaja memilih tempat paling aman supaya kita bisa leluasa bicara. Biasanya tempat seperti ini di booking oleh para pengusaha atau bisnisman untuk membahas urusan pekerjaan.""Ya." Bu Mira mengangguk. Dia juga paham karena memang berpendidikan tinggi. Hanya saja setelah menikah, ia tak melanjutkan karirnya. Malah lebih mengelola toko baju.Tak berselang lama, pintu ruangan terbuka pelan. Sosok Khaisar melangkah masuk. Pria itu tampil begitu gagah
Last Updated : 2026-10-17 Read more