Laura menyandarkan punggungnya ke dinding koridor rumah sakit yang dingin, tak sanggup menjawab pertanyaan Hardy secara langsung.Keheningan yang panjang di seberang telepon membuat Hardy menghela napas berat, seolah mengerti tanpa perlu penjelasan lebih lanjut."Aku terbang dengan helikopter perusahaan sekarang ke sana," ujar Hardy tegas, memecah keheningan."Jaga Pak Jonas sampai aku tiba, Laura. Kalau ada apa-apa dari dokter, langsung beri tahu aku.""I-iya, Hardy... Hati-hati," bisik Laura pelan sebelum sambungan telepon terputus.Laura menggenggam ponselnya erat-erat, perlahan meluruh duduk di kursi tunggu koridor UGD. Bayangan Jonas yang meringis kesakitan dengan wajah pucat pasi terus berputar-putar di kepalanya.Pria tegap, dingin, dan tampak tak tersentuh itu kini terbaring lemah di balik pintu kaca tebal di hadapannya, hanya karena kecerobohan dan rasa frustrasi yang tak pernah Laura duga sebelumnya.‘Kenapa kamu harus senelekat ini sih, Jonas?’ batin Laura meratap, menimbun
Zuletzt aktualisiert : 2026-10-17 Mehr lesen