Keesokan paginya, aku menemui sahabat karibku, Clara, di sebuah kedai kopi. Setelah minum sebentar, dia langsung mengantarku ke sebuah firma hukum ternama di pusat kota. Kami duduk di dalam ruangan kantor yang tenang, berhadapan dengan seorang pengacara wanita yang tampak cerdas bernama Ny. Evans. Aku menunjukkan video dari ponselku kepada Ny. Evans. Dia menyaksikannya dengan cermat, lalu meletakkan ponsel itu di mejanya dan menatapku dengan tatapan serius. "Video ini bagus, tapi tidak cukup untuk memenangkan gono-gini yang besar di pengadilan," ujar Ny. Evans to the point. "Apa lagi yang kubutuhkan?" tanyaku sambil meremas jemari Clara. Clara mengangguk pelan, seolah menguatkanku. "Kau butuh lebih banyak foto, kuitansi, atau bukti nyata bahwa dia menghabiskan uangnya untuk wanita itu. Jika kau ingin mendapatkan segalanya dalam perceraian ini, kau harus mengumpulkan bukti tambahan sendiri." Aku menatap Clara, yang mengangguk setuju. Aku ingin segera menceraikan Andi, tapi aku jug
최신 업데이트 : 2026-09-01 더 보기