POV AuthorBelum sempat Clove meneteralkan keterkejutannya, tiba-tiba pria itu mengambil handuk kecil dan membuka pintu kamar mandi dengan begitu mudah.“Kamu?” Wanita itu hendak protes.Namun pria itu tidak memberinya kesempatan untuk melayangkan protes lebih jauh. Dewa langsung mengangkat tubuh wanitanya.Ia melangkah keluar dari kamar mandi sambil menggendong Clove. Kedua kaki wanita itu masih melingkar erat di pinggangnya, sementara tubuh mereka belum terpisah sedikit pun. Setiap langkah Dewa memberikan sensasi gesekan halus yang membuat Clove terpejam sampai napasnya bergetar.Pria itu tersenyum dan berhenti di depan cermin besar. Dia berbisik nakal, “Lihat ke samping.”Clove refleks menoleh. Dia terkejut saat mendapati bayangan tubuh mereka yang masih menyatu terpampang dengan begitu nyata. Jantungnya kembali berdebar cepat. Ia salah tingkah, tetapi tidak bisa berbuat banyak.“Sempurna, bukan?” tanya pria itu, nakal.“Pak, tolong jangan seperti itu,” keluh wanita itu, memelas.
Terakhir Diperbarui : 2026-10-09 Baca selengkapnya