Baskara tanpa basa-basi lagi langsung mendikte cara berpakaian Dea. Sedangkan Dea reflek melihat dirinya sendiri dan menganggap semua biasa saja.“Apa yang salah Om? Aku udah biasa pakai baju kayak gini di rumah. Benar kan, Bi Inem?”Bi Inem di antara keduanya serba salah. Perempuan paruh baya itu menggaruk kepalanya yang tak gatal. Ia lupa kalau Baskara pernah memberi tahu perihal berpakaian Dea, ia belum menyampaikan aturan itu.“A-anu, Mbak Dea, ayo segera mandi! Bi Inem bantu cek kadar airnya ya, takutnya sudah dingin.”Bi Inem serba salah. Ia takut diomelin Baskara, langsung saja menarik pergelangan tangan Dea, sambil memberi bantuan saat jalan menuju kamar.“Bi Inem, sementara kamar Dea jangan di lantai dua dulu, kakinya masih sakit,” suara Baskara terdengar lagi saat ia beranjak dari meja makan dan segera pergi meninggalkan Dea dan Bi Inem.“Baik, Tuan.”—— Dea sedikit meringis saat mengangkat kakinya masuk ke dalam bathub. “Aduh… Ngilu banget!”Perlahan rasa ngilu di lututnya
Last Updated : 2026-11-03 Read more