Pertanyaan ini mengingatkanku pada momen ketika aku baru mulai jatuh cinta pada literasi Indonesia. 'Terjerat Hasrat' muncul tepat di masa transisi itu - sekitar kuartal ketiga 2017 jika tidak salah. Aku masih menyimpan bukti pembelian ebook-nya di perangkat lama, tercatat tanggal 15 Agustus 2017. Karya Ayah ini termasuk yang paling awal menggebrak dengan tema hubungan toxic tapi disajikan dengan bahasa yang puitis. Awalnya sempat kontroversial karena dianggap terlalu vulgar, tapi justru itu yang membuatnya menonjol di antara novel-novel sezamannya.
Ah, 'Terjerat Hasrat'! Novel ini benar-benar meninggalkan kesan mendalam bagiku. Aku pertama kali menemukannya secara tidak sengaja saat sedang mengobrak-abrik rak buku di pasar loak tahun 2018. Dari stempel di halaman depannya, tertera jelas bahwa karya Ayah ini pertama kali diterbitkan pada Oktober 2017 oleh penerbit mayor. Yang membuatku penasaran adalah bagaimana novel ini bisa sampai ke pasar loak hanya dalam waktu setahun - apakah karena orang-orang terlalu 'terjerat' dalam hasratnya sampai harus melepaskan bukunya?
Sampai sekarang, aku masih sering merekomendasikan karya ini ke teman-teman yang suka drama psikologis. Meski bukan bacaan ringan, tapi alur ceritanya yang berliku-liku dan karakter-karakter kompleksnya bikin susah berhenti membalik halaman. Edisi cetak ulang terakhir yang aku lihat malah sudah menyertakan bonus chapter epilog!
Mengenai 'Terjerat Hasrat', karya Ayah ini memang sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan penikmat sastra. Aku ingat betul bagaimana novel ini pertama kali muncul di rak-rak toko buku sekitar pertengahan 2017. Waktu itu, cover-nya yang dominan merah marun dengan ilustrasi abstrak langsung menarik perhatianku. Aku bahkan sempat mengikuti diskusi buku di komunitas online tentang bagaimana Ayah berhasil membangun ketegangan emosional dalam ceritanya.
Yang menarik, novel ini awalnya dirilis secara terbatas lewat pre-order sebelum akhirnya meledak di pasaran. Beberapa teman di klub buku bilang, ada semacam 'fenomena' di balik peluncurannya karena timing-nya berdekatan dengan perayaan Hari Buku Nasional. Kalau mau cari edisi pertamanya sekarang, mungkin harus buru-buru karena sudah langka!
2026-07-12 04:48:08
9
View All Answers
Scan code to download App
Related Books
Terjerat Hasrat Ayah Mertua
Cececans
10
120.9K
Warning 21+!
Dalam pernikahannya yang dingin, Aina Maharani justru menemukan kehangatan dari sosok ayah mertuanya. Raja Wisnu Baskoro.
Aina pun memulai permainan terlarang yang tidak seharusnya dia sulut.
Ketika api gairah membakar keduanya, akankah Aina bisa berhenti atau memilih melanjutkan hubungan mereka yang bisa menghancurkan rumah tangganya yang sudah terlanjur rusak?
Ketika kesepian seorang istri bersua dengan tatapan terlarang, berenang tanpa busana di bawah langit malam menjadi awal dari godaan yang mematikan, menjanjikan sentuhan terlarang yang tak lagi ditemukan di ranjang pernikahan.
"Bagaimana kalau ketahuan?" ucapnya terengah.
"Apakah suamimu peduli?"
Nina diajak oleh kedua temannya pergi ke club malam, bertemu dengan sahabat dan dua orang laki-laki. kemudian dia terbangun di pagi hari bersama seorang pria yang dia temui malam tadi di club, dia ingin melupakan kejadian itu tapi ternyata takdir berkata lain. Dia hamil, tapi dia tidak tahu siapa sebenarnya yang malam itu menidurinya. Tikta? Gata? atau bahkan sahabatnya sendiri, Catur?
Ketika hasrat akan perempuan tak pernah tercukupi dengan seorang perempuan saja, Arya Wibisana, arsitek berumur 35 tahun, bertualang dengan banyak perempuan meski ia sudah memiliki istri yang manis bernama Vina Anisa. Seorang istri yang merelakan dirinya menjadi bagian dari petualangan cinta lelaki yang dicintainya. Petualangan yang kadang melibatkan perannya agar tak menghalangi langkah Arya. Vina merelakan suaminya untuk bercinta DENGAN PEREMPUAN LAIN TAPI TIDAK MEMBAGI CINTANYA. Mungkinkah hal tersebut dilakukan, atau jangan-jangan, keputusan Vina akan menjadi awalan dari sebuah malapetaka?
Warning 21+
"Lepas! Bagaimana kalau Ayahmu tahu kamu ada di dalam kamarku?"
"Aku mencintaimu, kamu tahu kan? Lalu kenapa kamu menikah dengan Papaku?"
Bella Aulia tidak bisa melepaskan diri dari dekapan Edgar Wijaya saat lelaki itu mencumbu dirinya tepat di malam pertamanya dengan Barta Wijaya ayah Edgar.
Bella terpaksa menikah dengan laki-laki tua, demi melunasi hutang kedua orang tuanya. Namun ternyata, Edgar anak dari Tuan Barta memiliki perasaan lebih pada ibu tirinya yang juga teman kuliahnya. Akankah hubungan terlarang mereka diketahui ayah dari Edgar? Bagaimana nasib Bella setelah keperawanannya justru diambil oleh anak tirinya sendiri?
"Ayah, jangan, aku ini menantumu..."
Setelah suamiku lumpuh karena kecelakaan, aku sering menangis di tengah malam.
Ayah mertuaku karena kasihan, dia naik ke tempat tidurku di tengah malam, "Menantuku, kamu akan terluka kalau terus pakai mainan seperti itu. Ayah saja yang bantu ya."
Dia kemudian mengangkat kakiku dengan kasar......
Lagu 'Terjerat Hasrat' adalah salah satu track yang cukup populer di kalangan penggemar musik Indonesia. Dinyanyikan oleh grup band Potret, lagu ini dirilis pada tahun 2002 sebagai bagian dari album mereka yang berjudul 'Kau Yang Memilih Aku'. Potret dikenal dengan gaya musik mereka yang menggabungkan elemen pop rock dengan lirik yang dalam dan emosional.
Aku pertama kali mendengar lagu ini saat masih duduk di bangku SMP, dan sampai sekarang melodi serta liriknya masih melekat di kepala. Ada sesuatu tentang vokal utama yang begitu khas dan instrumentasi yang pas banget untuk suasana galau atau ketika sedang merenung. Kalau kamu belum pernah dengar, coba deh putar—rasanya kayak nostalgia awal 2000-an yang manis sekaligus sedih.
Ada sesuatu yang sangat raw dan jujur dari lirik 'Terjerat Hasrat' yang bikin aku selalu kembali mendengarnya. Lagu ini seolah bicara tentang konflik batin antara keinginan untuk bebas dan keterikatan pada sesuatu—atau seseorang—yang mungkin tidak baik untuk kita. Aku sering nemuin diri sendiri terpaku pada bagian 'Aku terjebak dalam ruang tanpa pintu', yang menurutku metafora kuat untuk perasaan terjebak dalam lingkaran toxic.
Musiknya sendiri dengan riff gitar yang repetitif kayak ngegambarin siklus tanpa ujung. Aku ngerasa band Ayah pinter banget bikin lagu yang bisa dibaca dari banyak sudut: bisa tentang hubungan, kecanduan, atau bahkan tekanan sosial. Yang pasti, ini salah satu lagu lokal yang liriknya nempel di kepala lama setelah musiknya berhenti.
Ada momen di mana kita semua ingin menyelami karya-karya dari musisi favorit, dan mencari video klip 'Terjerat Hasrat' Ayah bisa jadi tantangan kecil. Dari pengalaman, aku sering menemukan konten seperti ini di YouTube, karena platform ini memang jadi tempat utama untuk konten musik. Beberapa artis juga mengunggah video klip mereka di Vevo atau bahkan TikTok untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Kalau kamu mencari versi resmi, coba cek akun YouTube Ayah atau label musiknya. Kadang, video klip juga muncul di layanan streaming seperti Spotify, meskipun lebih sering dalam bentuk audio saja.
Oh iya, jangan lupa cek situs fans atau forum musik karena komunitas penggemar biasanya share link atau info terbaru tentang rilis klip. Kalau belum ketemu, mungkin video klipnya belum dirilis secara resmi atau hanya tersedia di platform tertentu. Aku sendiri pernah nemuin klip langka di Dailymotion setelah searching berjam-jam!
Ada sesuatu yang sangat menggigit dari lirik 'Terjerat Hasrat' yang membuatku selalu kembali mendengarnya. Ayah seolah bermain-main dengan kata-kata sederhana tapi menusuk langsung ke relung hati. Lagunya bercerita tentang konflik batin seseorang yang terjebak antara keinginan dan realita, antara hasrat yang membara dan kesadaran bahwa itu mungkin bukan jalan terbaik.
Yang menarik, metafora 'jerat' digunakan bukan sebagai sesuatu yang sepenuhnya negatif. Justru ada nuansa pasrah sekaligus melawan—seperti orang yang tahu dirinya terperangkap tapi memilih untuk tetap bertahan. Instrumentalnya yang minimalis menciptakan ruang bagi lirik untuk benar-benar bersinar, memberi kesan intensitas emosi yang tertahan tapi nyaris meledak.