Pelukan Terlarang
Tatapan itu kayak pengingat, kalau Hana nggak sendirian.
Setelah rapat kelar, Arga ngajak Hana ke ruangannya. Mereka duduk berhadapan, tapi suasananya beda, lebih intim. Arga agak condongin badannya, natap Hana serius.
Hana, aku pengen kamu tau, katanya pelan, aku ngehargain semua usaha kamu. Tapi aku juga pengen kita lebih jujur sama perasaan masing-masing. Dunia di luar emang nggak ramah, tapi aku percaya kita bisa ngadepinnya, bareng.
Hot Chapters