Aku tuh selalu penasaran sama orang-orang di balik layar series kocak kayak 'CEO Dadakan'. Ternyata sutradaranya Fajar Bustomi—yang juga kerja di beberapa film box office sebelumnya. Penulis skenarionya Cassandra Massardi itu jago banget ngolah joke sehari-hari jadi bahan tertawaan tanpa kehilangan esensi cerita. Chemistry mereka berdua keliatan banget di setiap episode yang seru tapi tetep hangat.
Kebetulan banget aku baru-baru ini ngebahas 'CEO Dadakan' di forum favoriteku! Series ini digarap oleh sutradara yang cukup ternama di industri drama komedi Indonesia, yaitu Fajar Bustomi. Namanya mungkin udah nggak asing buat yang sering nonton film-film seperti 'My Stupid Boss' atau 'Imperfect'. Gaya sutradaranya itu khas banget, suka banget bikin adegan awkward yang justru jadi lucu. Nah, buat penulis skenarionya, dipegang oleh tim yang solid, termasuk Cassandra Massardi. Dia ini jago banget nangkep vibe anak muda dan nge-blend humor sama drama kehidupan sehari-hari. Kolaborasi mereka berhasil bikin 'CEO Dadakan' nggak cuma sekedar komedi receh, tapi juga ada depth-nya.
Yang menarik, series ini sebenernya adaptasi dari novel Korea 'The Sound of Your Heart', tapi lokalisasinya smooth banget. Aku apresiasi gimana mereka ngubah setting jadi lebih relatable buat penonton Indonesia, terutama di scene-scene office politics yang sering bikin kita ngakak gegara too real. Fajar Bustomi pinter banget ngambil timing komedi plus casting yang pas banget—kayak Refal Hady yang somehow bisa cool sekaligus konyol. Jadi meskipun konsepnya udah ada di original version, tim kreatifnya berhasil kasih sentuhan fresh.
2026-07-22 02:04:00
3
모든 답변 보기
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
관련 작품
Dari Pengkhianatan ke Pelukan CEO
Ariansyah
10
1.3K
Sarah menjalani kehidupan yang bahagia sebagai istri dari Arman, seorang pria yang ia cintai sepenuh hati. Pada ulang tahun pernikahan mereka yang ketiga, dunia Sarah runtuh ketika ia menemukan bahwa Arman telah berselingkuh dengan rekan kerjanya selama enam bulan. Dengan hati yang hancur, Sarah berjuang untuk mengumpulkan kembali serpihan hidupnya yang tercerai-berai.
Di tengah kesedihannya, Sarah menghadiri sebuah acara amal untuk mengalihkan pikirannya. Di sana, ia bertemu Andra, seorang CEO sukses yang karismatik dan penuh perhatian. Pertemuan ini menjadi awal dari perubahan besar dalam hidup Sarah. Andra, yang juga sedang menghadapi masalah di perusahaannya, menemukan ketenangan dalam kehadiran Sarah.
Seiring berjalannya waktu, Sarah dan Andra semakin dekat. Dukungan Andra yang tulus membantu Sarah untuk bangkit dari keterpurukannya. Mereka bersama-sama menghadapi berbagai rintangan, termasuk kembalinya Arman yang mencoba merusak kebahagiaan Sarah dengan Andra. Namun, keteguhan dan komitmen Andra untuk mencintai Sarah apa adanya, memberikan kekuatan bagi Sarah untuk mengatasi masa lalunya.
Melalui perjalanan yang penuh liku, Sarah menemukan bahwa cinta sejati tidak selalu datang dari tempat yang diharapkan. Dari pengkhianatan yang menghancurkan, Sarah menemukan pelukan hangat dan cinta sejati dalam diri Andra. Akhirnya, mereka membuktikan bahwa kebahagiaan sejati dapat ditemukan bahkan setelah melalui kegelapan terdalam.
"Dari Pengkhianatan ke Pelukan CEO" adalah kisah tentang kekuatan cinta, keberanian untuk bangkit dari keterpurukan, dan menemukan kebahagiaan sejati di tempat yang tak terduga
Di usia 27 tahun, Aiden Ravindra udah jadi CEO termuda di Zenith Corp, perusahaan teknologi terbesar di Asia Tenggara. Dia dikenal banget dengan sikapnya yang dingin, perfeksionis, dan nggak pernah ngijinin perasaan mengganggu logikanya. Tapi, di balik kesuksesannya, Aiden punya trauma mendalam—kehilangan keluarganya dalam kecelakaan tragis yang bikin dia lebih fokus sama kerjaan dan kesuksesan sebagai pelarian.
Sementara itu, ada Alya Mahendra, jurnalis muda yang idealis dan lagi berjuang keras untuk ngebuktiin kemampuannya di dunia media yang super ketat. Ketika dia ditugaskan buat meliput perjalanan bisnis Zenith Corp, Alya nggak sengaja ketemu Aiden. Pertemuan itu malah buka babak baru dalam hidup Alya, karena dia mulai lihat sisi manusiawi Aiden yang selama ini tersembunyi di balik citra CEO suksesnya.
Alya dan Aiden pun terjebak dalam hubungan profesional yang rumit, dimulai dari beda pandangan, tapi lama-lama mereka mulai ngerti satu sama lain, termasuk luka-luka yang mereka bawa masing-masing. Tapi, perjalanan mereka nggak semudah itu. Ada banyak intrik di dunia bisnis, konflik internal, dan rahasia masa lalu Aiden yang bisa jadi penghalang besar buat mereka.
Akankah Aiden bisa menghadapin bayangan masa lalunya dan buka hati buat Alya? Dan bisakah Alya bertahan di tengah badai yang ancam karier dan kehidupannya? Jejak Langkah Sang CEO bakal bawa kamu ke dalam cerita soal ambisi, cinta, dan berani menghadapi kenyataan.
Setelah mabuk di pesta kantor, Kilaara tanpa sengaja melakukan one night stand dengan pria asing yang ternyata adalah CEO perusahaan tempatnya bekerja—Adrian Sachdev.
Merasa itu hanya kesalahan semalam, Kilaara kabur begitu saja sambil meninggalkan uang “ongkos pulang”, tanpa tahu bahwa pria yang ia tiduri adalah bos besar paling perfeksionis dan arogan di perusahaan.
Sementara Adrian, duda dingin yang sudah bertahun-tahun menutup hati sejak kematian istrinya, justru terobsesi mencari wanita yang berani memperlakukannya seperti gigolo murahan.
Dan ketika mereka akhirnya bertemu kembali di kantor… Adrian sadar satu hal bahwa wanita yang membuatnya gila semalaman itu adalah bawahannya sendiri.
Adam Sinclair adalah seorang CEO sukses yang dikenal dingin, ambisius, dan tak pernah kalah dalam dunia bisnis. Baginya, dunia korporat adalah permainan yang harus dimenangkan, dan setiap pesaing hanyalah rintangan yang harus disingkirkan. Namun, semua berubah ketika Aurora Lennox muncul—wanita cerdas dan berani yang tak hanya mampu menyaingi kejayaannya, tetapi juga mencuri kontrak penting dari tangannya.
Persaingan mereka semakin memanas, beradu strategi dan taktik dalam bisnis yang keras. Namun, di balik setiap pertemuan yang penuh ketegangan, ada ketertarikan yang semakin sulit diabaikan. Api gairah menyala di antara mereka, menciptakan batas tipis antara kebencian dan keinginan.
Ketika Aurora menawarkan sebuah kerja sama yang dapat menguntungkan keduanya, Adam dihadapkan pada dilema: tetap menjadikannya musuh atau menerima tawaran yang bisa membuka lebih dari sekadar peluang bisnis—tetapi juga godaan yang berbahaya.
Dalam permainan yang mempertaruhkan kekuasaan dan hati, siapa yang akan tunduk lebih dulu? Apakah mereka akan hancur dalam ambisi masing-masing, atau justru menemukan sesuatu yang lebih dari sekadar kemenangan?
“Persaingan ini bukan hanya tentang bisnis. Ini tentang kendali, tentang siapa yang akan menguasai siapa.”
Hari pertama kerja Han Ji An di Cheonghwa Group seharusnya menjadi awal baru. Tapi siapa sangka, CEO baru yang diperkenalkan di hadapannya adalah rival masa kuliahnya yang paling menyebalkan—Park Seon Woo.
Namun, pertemuan tak terduga itu hanyalah permukaan dari badai besar yang menunggu. Ji An, tanpa sadar, masuk ke dalam permainan berbahaya yang melibatkan korupsi tingkat tinggi, pengkhianatan keluarga, dan pengawasan diam-diam oleh orang yang berpura-pura peduli.
Saat satu per satu orang terdekatnya menunjukkan wajah asli, dan rahasia masa lalu terkuak, Ji An dihadapkan pada pilihan: mempercayai musuh lamanya atau kehilangan segalanya.
Di dunia kantor yang penuh ambisi, siapa teman, siapa musuh, dan siapa yang benar-benar ingin melindunginya?
Ivy malu dan hancur di hari pernikahannya ketika tunangannya tidak datang di pesta pernikahan mereka. Ia malah menemukan tunangannya tidur dengan ibu tirinya sendiri. Nasib Ivy sungguh sial. Bukan hanya kehilangan tunangannya. Ivy juga diusir dari rumahnya sendiri bahkan peran film yang harusnya menjadi miliknya, direbut oleh kakak tirinya. Naasnya, Ivy malah mengalami kecelakaan. Akibat kejadian itu, Ivy harus menerima tawaran seorang CEO Ternama untuk menggantikan kekasihnya yang koma akibat kecelakaan
yang melibatkan Ivy untuk menjadi pengantinnya. Bagaimanakah nasib Ivy selanjutnya?
Baru-baru ini aku nemuin istilah 'CEO Dadakan' yang lagi viral banget di media sosial. Ini sebutan buat orang-orang biasa yang tiba-tiba jadi sorotan karena dianggap sukses atau punya bisnis keren, padahal aslinya mereka cuma kebetulan lagi trending. Contoh paling anyar ya si Abang Gorengan yang videonya nge-hits karena gaya jualannya unik, terus tiba-tiba dibahas netizen seolah-olah dia pengusaha sukses padahal cuma jualan gorengan biasa.
Pemainnya biasanya orang-orang yang lagi dapat momen viral, kayak pedagang kaki lima yang ketangkep kamera lagi jualan dengan cara kreatif, atau bahkan konten kreator yang videonya tiba-tiba meledak. Lucunya, status 'CEO' ini cuma bertahan selama 15 menit ketenaran aja—begitu viralnya beres, mereka balik lagi ke aktivitas normal. Fenomena ini bikin aku ngakak sekaligus ngeri, karena memperlihatkan betapa mudahnya masyarakat ngasih label 'sukses' cuma berdasar satu potongan video doang.
Pernah ngebayangin gimana rasanya tiba-tiba jadi CEO perusahaan besar tanpa persiapan? Film 'CEO Dadakan' itu kayak rollercoaster emosi yang lucu sekaligus relatable banget. Ceritanya ngikutin seorang karyawan biasa—sebut saja si A—yang tiba-tiba dikasih tahta CEO gegara bos sebelumnya pensiun mendadak. Awalnya dia total kagok, ngadepin meeting sama investor pake presentasi berantakan, sampe salah ngomong di depan media. Tapi justru di situlah charmenya: film ini nggak cuma soal sukses instan, tapi perjalanan belajar yang awkward bikin ngakak.
Yang bikin film ini beda itu cara ngangkat konfliknya. Si A harus ngebalance tuntutan direksi yang pengen profit cepat dengan idealismenya buat ngubah budaya perusahaan. Adegan terbaik pas dia nekat ngajak seluruh tim kerja sambil maen game buat brainstorming—hasilnya chaos tapi justru melahirkan ide brilian. Endingnya nggak cliché, karena meskipun perusahaan akhirnya stabil, si A justru milih mundur setelah sadar passionnya ada di bidang lain. Pesannya keren: jadi pemimpin itu bukan cuma soal jabatan, tapi memahami nilai diri sendiri.
Ada sesuatu yang segar dari 'CEO Dadakan' yang bikin film ini beda dari film bisnis biasa. Kebanyakan film bisnis fokus pada perjuangan naik turunnya bisnis dari nol, atau konflik korporat yang penuh intrik. Tapi di sini, yang menarik justru elemen komedi dan kejutan yang dibawa oleh karakter utama yang tiba-tiba harus jadi CEO tanpa persiapan sama sekali. Rasanya kayak lihat orang biasa terjebak dalam situasi absurd, tapi justru itu yang bikin relate.
Yang juga keren, film ini nggak cuma soal bisnis, tapi juga tentang bagaimana seseorang belajar mengambil tanggung jawab besar dalam waktu singkat. Ada momen-momen kecil yang bikin tersenyum, seperti saat karakter utama coba pahami jargon bisnis yang awalnya asing baginya. Ini beda banget sama film bisnis yang serius dan penuh tekanan seperti 'The Wolf of Wall Street' atau 'The Social Network'. 'CEO Dadakan' lebih humanis dan ringan, cocok buat yang mau hiburan tapi tetap dapet insight soal dunia kerja.
Baru-baru ini sempat kepo soal drakor yang lagi hits itu, yang judulnya 'A Business Proposal'. Pemeran utamanya Ahn Hyo-seop sama Kim Se-jeong! Mereka berdua chemistry-nya nggak main-main, bikin baper tingkat dewa. Ahn Hyo-seop jadi CEO dingin yang ternyata punya sisi manis, sementara Kim Se-jeong lucu banget sebagai karyawan yang pura-pura jadi pacar palsu.
Yang bikin seru, drakor ini adaptasi dari webtoon, jadi ceritanya udah punya fanbase besar dari awal. Gw suka banget cara mereka ngembangin hubungan kedua karakter ini, dari yang awalnya cuma kontrak sampe akhirnya beneran jatuh cinta. Nggak cuma romantis, tapi juga dikasih selipan komedi yang pas banget.