Terpaksa Jadi Istri CEO Casanova
Angin pagi yang lembut menyapu permukaan kaca jendela, membawa sedikit kesegaran.
Ia tampak merenung, seolah kata-kata yang hendak diucapkan harus melewati ruang panjang di dalam pikirannya.
"Ayahku selalu bilang, pria sejati itu nggak boleh menunjukkan kelemahan," katanya, suaranya terdengar lebih dalam, lebih berat. "Harus selalu lebih pintar, lebih kuat, lebih unggul. Kalau nggak, orang lain bakal nginjak kamu."