Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sang Pewaris Konsorsium

Sang Pewaris Konsorsium

tanya Daffa, alisnya berkerut. “Kurang lebih butuh sekitar 72 jam sebelum kami dapat memobilisasi cukup banyak orang untuk membantu pencarian ini,” jawab Tuan Raditya dengan masam. “72 jam? Itu terlalu lama,” gumam Daffa dengan marah. “Tidak bisakah dipersingkat lagi?” tanya Daffa dengan nada memohon. “Maaf, Tuan Halim, tapi kami tidak bisa berbuat apa-apa,” ujar Tuan Raditya tidak berdaya.
996.1K viewsCompletedAdded to Library 3.4K Times as 48 hours
Read
+Library
Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Pengaduk otomatis perlahan mengaduk campuran sirup itu, aditif kuning cerah menghilang dalam pusaran lembut. Dominic menekan tombol di keyboard dan berbicara ke mikrofon monitor. "Berapa lama lagi?" tanyanya. "Empat puluh delapan jam," kata Tareq. Fokusnya tak pernah teralihkan dari gelas kimia yang setengah kosong. "Bagus," kata Dominic. "Tapi kita tidak akan punya cukup untuk semua target." "Kita akan berusaha," kata Dominic sebelum mematikan monitor.
102.6K viewsCompletedAdded to Library 81 Times as 48 hours
Read
+Library
Saya Tiba-tiba Menjadi Ibu Anak CEO

Saya Tiba-tiba Menjadi Ibu Anak CEO

Dia sedang berpikir, sebenarnya berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melupakan seseorang? Berapa lama waktu yang dibutuhkan agar benar-benar tidak ada rasa sakit hati sedikit pun? … Hawaii. Butuh waktu 8 jam penerbangan untuk sampai di sana. Mereka naik mobil menuju ke sebuah hotel yang berada di tengah laut. Saat mereka tiba di sana, waktu sudah menunjukkan pukul 2 sore waktu setempat. Cintia benar-benar tidak tahan dengan rasa kantuknya. Saat dia turun dari mobil, Samuel yang menggendongnya masuk ke dalam hotel.
9.7149.7K viewsCompletedAdded to Library 5.1K Times as 48 hours
Read
+Library
Panasnya Ranjang Kakak Ipar

Panasnya Ranjang Kakak Ipar

"Mereka sudah pergi, Tuan. Pemeriksaan pada rekaman CCTV jalan desa dan buku tamu menunjukkan... mereka *check-out* tepat empat puluh delapan jam yang lalu." Empat puluh delapan jam. Dua hari. Selalu dua hari. Rekha terdiam mematung. Udara di paru-parunya seakan disedot habis. Di titik ini, Rekha tidak lagi berteriak. Ia tidak lagi membanting barang seperti saat pertama kali ia gagal. Yang tersisa kini hanyalah kehancuran absolut yang jauh lebih gelap dan berbahaya. Ia berjalan mendekati ranjang bersprei putih kusam itu. Tangannya yang gemetar meraba permukaan bantal. Dingin.
1018.3K viewsCompletedAdded to Library 457 Times as 48 hours
Read
+Library
Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

Sambungan telepon kemudian terputus. Nada sibuk terdengar berulang kali dari ponsel di tangan Adelina. Perlahan, ia menurunkan ponselnya dan memandang seluruh orang di ruangan itu. Wajah mereka dipenuhi kegelisahan dan kesuraman. "Dua puluh empat jam." Ia mengulanginya dengan suara pelan, tetapi setiap kata terasa seperti paku yang dipaku ke lantai. "Kita hanya punya waktu dua puluh empat jam."
1016.7K viewsCompletedAdded to Library 583 Times as 48 hours
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status