Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rencana Licik Kakak Ipar

Rencana Licik Kakak Ipar

Saat aku berbelanja ke supermarket, ada seorang wanita tua tiba-tiba menarik tanganku dengan erat. Tanpa sadar, aku langsung menyentuh perutku yang sudah membesar, sementara dia berkata, "Janin di perutmu ini sudah dikasih parasit pengubah janin. Janin itu akan jadi parasit di tubuhmu." Aku hanya berpikir dia berbohong, tetapi detik berikutnya dia berkata, "Pergi dan muntahkan sekarang juga. Muntahkan sebanyak mungkin ikan yang baru kamu makan."
Read
Add to library
Aku Di Sebelahmu, Tapi Jiwamu Tak Bersamaku

Aku Di Sebelahmu, Tapi Jiwamu Tak Bersamaku

Suamiku memiliki gangguan obsesif-kompulsif. Segala sesuatu di rumah harus mengikuti jadwal yang sudah dia susun. Namun pada hari ulang tahun putri kami, dia malah datang terlambat bersama asistennya. Putri kami yang juga memiliki kecenderungan obsesif-kompulsif, bukan hanya tidak marah, dia malah tersenyum dan meminta mereka berdua menemaninya memotong kue ulang tahun. Melihat mereka bertiga tertawa ceria sambil berfoto bersama dengan wajah yang dipenuhi krim kue, hatiku benar-benar hancur. Keesokan harinya, aku melemparkan surat cerai ke hadapan suamiku. Dia mengernyit, tidak memahami apa yang terjadi. "Cuma karena putri kita nggak memotong kue bersamamu?" "Ya."
Short Story · Romansa
3.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Accidentally Married the Obsessive Billionaire.

Accidentally Married the Obsessive Billionaire.

"I'm sorry Ariel, I never knew that happened years ago. Just like how we met, I was drugged. Can you ever forgive me?" Dylan questioned with a little warmth in his eyes. Ariel sighed, she didn't know how to feel. Finding out he was the father of her child from the past 3 years, was a shock to her. "Just give me some time to decide... I can't say anything now." Ariel responded and walked away.
Romance
103.0K viewsCompleted
Read
Add to library
Kata-kata Manis Berisi Kebohongan

Kata-kata Manis Berisi Kebohongan

Selama lima tahun, aku menikah dengan pewaris Keluarga Romano, keluarga kejahatan terbesar di Igali. Setiap malam, dia memelukku dan berbisik, "Berikan aku seorang pewaris dan akan kuberikan seluruh kerajaan Keluarga Romano padanya." Namun, aku tak pernah hamil dan kekecewaan sang bos mafia terhadapku kian bertambah setiap bulan yang berlalu. Hingga akhirnya aku tahu bahwa suamiku diam-diam menukar asam folatku dengan pil kontrasepsi. Aku masih terguncang oleh amarah ketika melihat sebuah unggahan dari mantan pacarnya, sebuah foto USG. Caption-nya manis sekaligus menyebalkan, penuh rasa kemenangan. [ Usianya sepuluh minggu. Vincent bilang dia sudah nggak sabar bertemu bayi ini. ] Melihat banjirnya ucapan selamat, keputusanku pun bulat. Aku menemukan kontak mantan pacarku, orang yang selama lima tahun terakhir tak pernah berhenti berusaha merebutku kembali dan aku mengirimnya satu pesan singkat. [ Kasih aku satu bulan. Setelah itu, aku akan pergi bersamamu. ]
Short Story · Mafia
19.9K viewsCompleted
Read
Add to library
Lima Tahun Menikah, Suamiku Melelang Malam Pertamaku

Lima Tahun Menikah, Suamiku Melelang Malam Pertamaku

Lima tahun menikah, tiap kali aku tidak sengaja menyentuh kulit suamiku, dia pasti menghukumku berlutut di dalam air disinfektan sambil menghapal Aturan Keluarga. Sampai suatu hari, aku melihat bekas merah mencurigakan di tulang selangkangnya, bekas cupang. Tanpa sadar, aku mengulurkan tangan buat menyentuhnya. Meski dia marah besar sampai membanting pintu, anehnya kali ini dia tidak menyuruhku menjalani hukuman berlutut. Aku yang terlalu lugu mengira dia perlahan-lahan mulai bisa menerima sentuhanku. Tapi besoknya, malam pertamaku justru dipajang di acara lelang kaum elite ibu kota dan akan resmi dijual dua hari lagi. Teman-teman Kenzo dengan tatapan mesum, mulai menghitung berapa harga yang mau mereka tawarkan, sementara dia tetap tidak acuh dan terus menyemprotkan disinfektan berkali-kali. "Bagian yang udah dicium Gisel pun berani dia sentuh, dia pikir dia itu siapa? Melihatnya aja aku udah jijik."
Short Story · Romansa
1.0K viewsCompleted
Read
Add to library
Tubuhku Hidup, Jiwaku Telah Mati

Tubuhku Hidup, Jiwaku Telah Mati

Kakak perempuanku memakan setengah piring mangga yang aku tinggalkan di atas meja, lalu seluruh tubuhnya alergi dan dipenuhi ruam merah. Karena marah, kakak laki-lakiku membuka mulutku dengan paksa dan terus menuangkan jus mangga ke dalam mulutku. "Bukannya kamu suka makan mangga? Hari ini kubuat kamu makan sampai puas!" Makanan itu tersedak masuk ke paru-paruku dan membuatku sulit untuk bernapas, lalu tenggorokanku bengkak dan terasa sakit. Aku memohon pada kakakku itu untuk menyelamatkanku, tetapi dia malah mengunciku di ruang bawah tanah. "Karena Sanny menderita, kamu juga jangan berharap bisa hidup nyaman. Renungkan baik-baik kesalahanmu di sini. Sejak kecil nggak ada yang mengajarimu, pantas saja kamu jadi sekejam ini." Dua hari kemudian, Mama baru teringat padaku. "Aslan, sudah cukup, lepaskan saja Herlina keluar. Kalau terlalu lama, nanti malah nggak baik. Dia jadi dendam sama Sanny." Papa yang berada di samping berkata dengan nada cuek, "Memangnya kenapa? Tinggal belikan saja dia sesuatu sebagai kompensasi. Beres, 'kan?" Aku bersandar di tubuh ayahku dan mengikuti mereka menuju ruang bawah tanah. Aku ingin melihat bagaimana mereka akan memberiku kompensasi.
Short Story · Realistis
1.8K viewsCompleted
Read
Add to library
Keluarga yang Tak Kuinginkan Di Kehidupan Berikutnya

Keluarga yang Tak Kuinginkan Di Kehidupan Berikutnya

Usiaku 15 tahun saat Ayah dan Ibu akhirnya menemukan aku dari pegunungan terpencil. Melihat tubuhku yang penuh luka dan kekurangan gizi, mereka bersumpah akan menebus semua yang pernah hilang dariku. Ibu berkata aku adalah harta paling berharga milik Keluarga Atmaja. Dia mengganti namaku dari "Ilalang" menjadi "Ratna Atmaja". Ayah berkata, seberapa pun sibuknya dia nanti, setiap hari dia akan pulang untuk makan malam bersamaku, agar aku bisa merasakan kembali arti rumah. Aku pikir, akhirnya aku akan bahagia. Namun sepuluh tahun kemudian, aku malah meninggal di rumah kontrakan yang diberikan oleh adik perempuanku yang palsu itu. Saat itu, anakku berusia tiga tahun. Untuk bersenang-senang, para penculik memberiku tiga kali kesempatan meminta pertolongan. Selama ada seseorang yang mau datang melihatku, mereka akan melepaskan anakku. Kesempatan pertama, aku menelepon Ayah yang tak pernah berhenti mencariku selama 15 tahun. Saat itu dia sedang mengatur para pelayan untuk menyiapkan pesta ulang tahun adik palsuku. Setelah menerima teleponku, dia mengerutkan kening. "Ratna, kamu nggak tahu hari ini ulang tahun adikmu? Jangan bikin sial." Kesempatan kedua, aku menelepon Ibu yang dulu berjanji akan menganggapku sebagai harta paling berharga. Dia memandang penuh sayang ketika adik palsu itu merebut ponsel, lalu menatapku dengan jijik tanpa ditutupi sedikit pun. "Ratna, kalau mau bohong, bisa nggak lebih pintar sedikit? Kalau kamu terus bikin masalah, jangan harap bisa dapat uang hidup untuk bulan depan." Kesempatan ketiga, aku menelepon ayah dari anakku, suami yang dipilih dengan sangat teliti oleh orang tuaku. Dia bilang sedang rapat, setelah itu masih harus memilih hadiah untuk adikku, tidak ada waktu meladeniku bermain drama. Dia juga berkata, kalau aku mau bersikap patuh, minggu depan dia akan mengizinkanku membawa anak pulang untuk makan bersama keluarga. Aku mencium putraku yang gemetar ketakutan di dalam pelukanku, lalu memohon agar mereka memberiku satu kesempatan terakhir, membiarkanku menulis pesan perpisahan. Saat ponsel kembali ke tanganku, aku mengirim dua pesan ke grup keluarga. Satu foto tubuhku yang berlumuran darah. Satu kalimat pendek yang keluar dari lubuk hatiku. [ Aku benar-benar akan mati. Di kehidupan berikutnya, jangan jemput aku pulang lagi. ]
Short Story · Realistis
3.6K viewsCompleted
Read
Add to library
Pena Ibu, Perengut Hidupku Selama 9 Tahun

Pena Ibu, Perengut Hidupku Selama 9 Tahun

Aku dan adikku adalah anak kembar, tetapi aku lebih berat 800 gram darinya. Sejak kecil, adikku lemah dan sering sakit, sedangkan aku aktif dan lincah. Saat berusia empat tahun, dia didiagnosis penyakit darah. Ibu menyalahkanku. Dia mengatakan aku merebut nutrisi milik adikku saat di kandungan, jadi aku harus mengembalikannya. Saat pertama kali diambil darah, jarumnya sangat besar, aku sangat ketakutan. Ibu menyuruhku tidak perlu takut. Dia memberiku sebuah pena ajaib. Katanya, keinginan yang ditulis dengan pena itu akan menjadi kenyataan. Aku menulis "tidak sakit". Saat jarum kembali ditusukkan, Ibu membelikanku permen lolipop yang manis dan sepertinya benar-benar tidak terasa sakit. Namun kemudian, saat berusia lima tahun, aku menggambar kue stroberi dengan pena itu. Alhasil, darahku malah diambil satu liter. Minggu itu, adikku pun sudah bisa duduk dan bermain. Usia tujuh tahun, aku menulis ingin pergi berlibur. Keesokan harinya, aku malah didorong ke ruang operasi untuk diambil sel pembentuk darah, sementara pipi adikku untuk pertama kalinya tampak merona. Saat berusia delapan tahun, aku menulis ingin tetap menjadi peringkat satu tahun depan, tetapi sehari sebelum ujian, sumsum tulangku diambil. Di sisi lain, adikku akhirnya keluar dari rumah sakit, mengenakan gaun baru yang belum pernah kumiliki. Pada usia sembilan tahun, tubuhku sudah sangat terkuras. Dengan tangan gemetar, aku menulis satu kalimat yang miring dan tidak rapi. [ Semoga di kehidupan berikutnya, aku tidak menjadi anak Ibu. ]
Short Story · Realistis
1.7K viewsCompleted
Read
Add to library
Glamoured Up: I Cast a Spell and Got a Billionaire Husband

Glamoured Up: I Cast a Spell and Got a Billionaire Husband

One night of forbidden magic changed the fate of a wallflower to that of a seductress. Insanely intelligent Sophia Morales works at New York’s most elite law firm, where she is constantly overworked and treated like a maid even though she’s the most intelligent woman in that law firm. She had one wish—to stop being a wallflower and be powerful even for just a day. One night of magic changes everything when she’s dragged into a downtown occult salon by her best friend, she is thrown into a world of glamour magic. With this newfound beauty, she proceeds to have her first drunk one-night stand ever with a stranger in the dark; she feels great until he works in the office some days later as her new boss. Sophia’s presence and aura begin to shift. She becomes glowing and irresistible. Men want her; women want her. Women envy her too. She’s happy with the fact that her power was no longer in her brain alone but in every strut she takes. Her boss becomes too obsessed with her. Her mentors become jealous; secret betrayal begins. Envy is dangerous; will she be able to cope with the repercussions of this magic? And is it reversible?
Romance
375 viewsOngoing
Read
Add to library
Pria di Masa Lalu

Pria di Masa Lalu

J Shara
Ariel Anata yang telah menghabiskan malam bersama dengan cinta pertamanya di malam sebelum pernikahannya, akhirnya menikah dengan seorang pria jutawan, bernama Richard Edward. Namun, malam pertama mereka tak seindah layaknya malam pertama pasangan pengantin sehingga membuat Richard kecewa dan murka padanya. Lima tahun pun berlalu, namun hubungan Ariel dan Richard tak kunjung harmonis walaupun mereka telah dikaruniai putri yang cantik. Richard pun telah memiliki istri kedua dan bayi mungilnya tapi itu tidak membuat dia ingin menceraikan Ariel. Pada suatu hari, tanpa sengaja Ariel bertemu lagi dengan Dhani, cinta pertamanya, yang ternyata telah menjadi seorang duda. Mereka pun mulai menjalin komunikasi karena permasalahan keluarga Ariel dan Richard. Karena perasaan keduanya masih sama seperti dulu, mereka melakukan hubungan terlarang yang rahasia.
Romansa
1.2K viewsOn hold
Read
Add to library
PREV
1
...
3031323334
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status