Anara
Kedua temannya mengangguk-angguk, dan tidak komplain lagi.
Merasa, bukti yang dicari sudah cukup, Bara pun turun dari pohon dengan perlahan, lalu mengendap-endap keluar dari pekarangan rumah itu. Dia bisa bernafas lega, setelah berada di pinggir jalan raya.
Sebelum menyalakan mesin motor, Bara mengirim pesan chat kepada Anara, menanyakan keadaan cewek itu.
[Udah tidur?]
Hot Chapters