Jejaka Emas
tanya Jejaka.
Mulailah Jaka menceritakan kejadian naas yang menimpanya. “Tadi aku melihat seorang gadis cantik di pasar ini. Sebagai pemuda yang ingin disebut laki-laki, aku langsung tertarik oleh keayuannya. Namun sebelumnya, aku agak ragu, karena wanita itu menyandang pedang bergagang kepala naga di punggung. Dan kupikir, hanya wanita-wanita pendekar saja yang menyandang senjata seperti itu. Tapi aku berusaha nekat. Akhirnya kuikuti juga wanita itu. Pada suatu kesempatan, aku berhasil mendekatinya. Wanita itu kutegur dengan sikap ramah,” tutur Jaka, seraya menghentikan ceritanya sebentar.
Hot Chapters