Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ditikam Cinta

Ditikam Cinta

Ujar Bora “Aku juga.” Ujar Aarav, lalu Bora langsung pergi dari sana. Aarav terus memperhatikan Bora yang terus melangkah masuk kedalam rumahnya. Aarav hanya tersenyum saat melihat Bora, bertapa bahagianya saat ini hati Aarav dimana hari ini merupakan hari terbaik dalam hidup selama hampir 10 tahun dia tidak pernah merasakan hidupnya yang penuh warna seperti ini. Aarav langsung menghidupkan mobilnya dan ia melaju pergi dari sana. Beberapa jam berlalu, akhirnya Aarav sudah sampai di Kediamannya, saat ia memarkirkan mobilnya di Depan Halaman rumahnya, ia terdiam saat melihat sebuah mobil terparkir tepat di seberang rumahnya. Aarav yang terus berjalan menuju kerumahnya hanya bisa memandangi mob
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai arti ba'da
Baca
+Pustaka
BARA, HOT DADDY, SWEET HUSBAND

BARA, HOT DADDY, SWEET HUSBAND

“Apa maksud lo?” “Nih coba cium ketek gue!” Edo mengangkat kedua tangannya tinggi-tinggi. “B*ngsat!” Bara menepis tangan sahabatnya dengan keras. “HAHAHAHA, jangan salah, Bar, bau ketek ini adalah bau surga, bau yang buat cewek tergila-gila, karena di dalamnya ada bukti kerja keras pria sejati!”
8.617.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 353 kali sebagai arti ba'da
Baca
+Pustaka
ALVAREZ

ALVAREZ

pinta Arel. Sean dan Devan bertepuk tangan. "Anjaaaaay bapak wakil manis bener mulutnya!" "Ceweknya gak ada di sini nyet," timbrung Bara, beta Vagolazer. "Sok banget emang si buaya kalo udah ngomong," ujar Archie. "Ada faktanya juga si Arel ngomong," tukas Alma. "Emang. Dah lah, Ma. Capek gue ngomong ama orang bodoh." Arel pasrah.
109.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai arti ba'da
Baca
+Pustaka
Bidadari Spesial

Bidadari Spesial

Dia terlihat kembali meneguk sedikit demi sedikit minuman beralkohol yang ada di hadapannya tanpa menjawab pertanyaan dari sahabatnya. Tida terasa waktu sudah menunjukkan pukul dua belas malam. Dan Satya masih juga duduk di bar, ditemani botol minuman beralkohol. "Berhenti minum!" ujar Dirga yang sudah berjam-jam menemaninya. "Jika kamu mabuk berat, kamu mau pulang ke mana? Tidak ada Hilya di apartemenmu sekarang," ucap laki-laki itu kesal.
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai arti ba'da
Baca
+Pustaka
Bersyukur Memilikimu

Bersyukur Memilikimu

ujar Bara ----------------------------------
27.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai arti ba'da
Baca
+Pustaka
ES BATU

ES BATU

"Ya sudah, sana antar Naya. Bahaya juga sudah malam." *** any feedback to appreciate me, thanks for reading this❤️
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai arti ba'da
Baca
+Pustaka
Khasfi Maulana Ahsan
Mau komen takut digigit... Hihi... Tapi keren, untuk pembuka peran sama karakter masing masing tokoh enak dimengerti. Nggak banyak Basa basi juga dalam pengenalan tokoh... Semangat Thor, udah aku masukin rak ya, mau buat referensi juga... Hihi, lancar terus Thor....
Na_Vya
Hola! Author ada cerita baru nih, genk's! Tapi baru bisa dibaca di web ya, hihii... Soalnya lagi pengajuan kontrak. Doain, semoga lulus dan cepet publish. Kalo kalian mau baca silakan cari Judulnya. Simpanan Tunangan Tuan Presdir, ya say ... mamacih......
Baca Semua Ulasan
Tawanan Cinta Tuan Abizar

Tawanan Cinta Tuan Abizar

"Kue ... boleh?" "Oke," Abizar mengangguk sambil menyemprotkan parfum ke sekujur tubuh. Beliau melirik arloji, "sudah jam berapa ini? Pukul 13.20, sebentar lagi kami pergi." Sebelum keluar dari ruangan itu, Abizar memperingatkan dengan wajah masam. "Jika Layla nanti mampir ke rumah ini, sebaiknya usir saja." Mendengarnya Mawar tertawa gemas.
1012.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 322 kali sebagai arti ba'da
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status