Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PENGAKUAN ANAKKU

PENGAKUAN ANAKKU

Cafe MENAWAI disiang hari terlihat lenggang, hanya ada beberapa meja yang diisi dengan pengunjung. Suasana begitu tenang, alunan lagu sendu sedan memanjakan telinga siapapun yang mendengarkan. Dimeja sedang, duduk empat manusia berbeda usia. Mereka terlihat serius membicarakan sesuatu.
10145.6K viewsCompletedAdded to Library 3.6K Times as cafe menoreh
Read
+Library
Ikatan Darah dan Giok Anora

Ikatan Darah dan Giok Anora

Kafe tersebut di dominasi dengan warna merah dan sedikit warna hitam. "Kau ingin mencari pacar, Ink?" celetuk Anora saat tidak sengaja melihat wanita-wanita yang berpakaian seksi di sana. "Ternyata tipemu seperti itu, Ink..." lanjutnya dengan mengangguk-anggukan kepala seolah paham. "Tidak, bukan seperti itu! di sana siapa tahu kita menemukan hal yang menakjubkan," bantah Ink cepat.
976 viewsCompletedAdded to Library 32 Times as cafe menoreh
Read
+Library
My Mafia

My Mafia

Dan uang tabungannya itu jelas tidak sedikit. Hei, Caesaria tidak akan menjadi orang miskin di negara ini. *** One Fifteenth coffee. Itu adalah nama cafe yang Caesar tujui. Tempatnya sangat cocok untuk duduk sejenak sambil minum segelas kopi panas. Caesar masuk ke dalam cafe lalu duduk di meja yang berada di pojok. Setelah itu, datang seorang pelayan membawa buku dan pena untuk mencatat pesanan. Caesar membaca semua menu dalam buku lalu mengatakan pesanannya, "Hot Cappucino dan scrambled eggs. "
104.2K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as cafe menoreh
Read
+Library
MAAF

MAAF

Cahyo tidak mengerti dengan dirinya karena merasa tidak rela melihat Yuni mengobrol dengan seorang pria di depan kafe tadi. “Itu Hendra, Mas. Yang---“ “Ratihnya ganti Hendra? Kuliah 1 bulan sudah pinter ya kamu?” “Bukan, Mas. Kita bertiga temenan.” Cahyo terkekeh, “Mataku gak buta, Yun. Buat tahu itu bertiga apa berdua.”
103.5K viewsOn holdAdded to Library 124 Times as cafe menoreh
Read
+Library
(BUKAN) Duda Biasa

(BUKAN) Duda Biasa

Audy melotot, “Ma, gue lupa lo udah gak perawan hahaha.” “Ih, kampret banget sih, lo!” Audy belum berhenti tertawa, “Serius, gue lupa lo udah nikah.” “Sezan bener-bener sibuk di kafe? Sampe-sampe cuma lo doang yang bisa kesini?” “Heem, kafenya lagi rame banget semenjak ada menu baru.” “Menu apa?” “Dessert, ada macem-macem, gue lupa apa aja.”
47.7K viewsCompletedAdded to Library 177 Times as cafe menoreh
Read
+Library
Terpaksa Menikahi CEO Arogan

Terpaksa Menikahi CEO Arogan

Ia menunduk, lalu tersenyum kepada pria dihadapannya saat ini. “Selamat malam, Tuan. Saya Zaiden, pemilik dari caffe ini. Ada yang bisa saya bantu?” ujar Zaiden dengan sopan, dan lembut. “Kalau tidak bisa menyiapkan makanan yang enak, tidak usah membuka caffe dengan iming-iming diskon lima puluh persen. Bagaimana kalau ada yang keracunan?” Zaiden tersenyum, lalu berkata, “Lebih baik, Tuan ikut saya dan kita selesaikan secara damai. Bagaimana?”
1012.3K viewsCompletedAdded to Library 404 Times as cafe menoreh
Read
+Library
Terpaksa Menikahi Musuh

Terpaksa Menikahi Musuh

Dan pada akhirnya di sinilah mereka sekarang. Duduk melingkup didepan meja berbahan kayu mahoni yang letaknya berada disudut ruang makan cafe itu. Eileen's Special Cheese Cake, adalah tempat yang direkomendasikan Daniel sejak satu bulan lalu kepada keluarganya untuk dikunjungi. Cafe yang lebih mirip dengan toko kue atau dessert itu terletak disekitar wilayah Nolita New York City, tepatnya di 17 Cleveland Place, Frnt A, New York City, NY 10012-4052. Meski tampilan luar dan nama cafe lebih terlihat seperti toko kue yang hanya menyediakan menu dessert. Namun di cafe ini juga menyediakan makanan berat layaknya cafe pada umumnya.
9.424.6K viewsCompletedAdded to Library 541 Times as cafe menoreh
Read
+Library
Godaan Mama Muda

Godaan Mama Muda

Kafe itu berada di lantai dasar sebuah gedung perkantoran di pusat kota. Radit dan Maya tiba sepuluh menit lebih awal. Mereka memilih meja di sudut paling belakang, agak tersembunyi tapi tetap terang. Radit memesan dua iced americano, Maya memilih chamomile tea. Tangan mereka saling genggam di bawah meja. "Kamu tenang?" tanya Radit pelan.
9.8117.4K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as cafe menoreh
Read
+Library
Pernikahan Kilat dengan Dosen Kaya Raya

Pernikahan Kilat dengan Dosen Kaya Raya

biaya makan, obat ibunya, dan biaya hidup lainnya yang terus menumpuk. Kafe itu terletak di daerah semi elit dekat kampus, bangunannya penuh kaca dengan interior modern. Ini bukan tempat yang mewah, tapi cukup untuk menarik kalangan menengah ke atas. Dengan seragam apron cokelat dan topi kecil di kepala, Alya berjalan cepat dari satu meja ke meja lain, membawa nampan penuh pesanan pelanggan.
101.0K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as cafe menoreh
Read
+Library
I Coffee You

I Coffee You

Ratna menganggukkan kepalanya tanda jika tidak masalah dan langsung menyebutkan pesanannya. Menatap isi cafe yang selama ini didatanginya, interiornya memang sederhana dan minimalis, tempat nyaman untuk mengerjakan apapun disana karena memang tempatnya tenang. Menyadari satu hal dimana design cafe ini mengingatkan dirinya tentang masa lalu, design yang dibuat secara iseng pada saat mereka jalan. Ratna seketika menggelengkan kepalanya jika apa yang dipikirakannya itu terlalu jauh, tidak mungkin semua yang ada dalam kepalanya itu memang kenyataan.
101.1K viewsCompletedAdded to Library 39 Times as cafe menoreh
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status