Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ARTUR

ARTUR

"kita lihat saja seberapa hebat orang itu" Mereka berjalan menemui Artur di depan pendapa yang sedang berbincang dengan beberapa murid baru yang lain. "hai kamu murid baru kesini sebentar aku mau berbincang sebentar denganmu" Artur mendatangi orang yang memanggilnya itu. "Aku Hidan apa kau benar murid yang dibawa oleh guru besar dan di angkat menjadi murid nomer satu itu" "kurasa begitu" jawab Artur dengan tersenyum.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai arti cousin
Baca
+Pustaka
Alaistar's Way To Ari

Alaistar's Way To Ari

ujar Kavin “Kenapa enggak bisa? Kamu mau terus-menerus menempel sama cewek itu? Ariana itu suka sama kamu. Apa kamu buta?! Atau jangan-jangan kamu juga suka sama dia?!” Kavin berdecak kesal. “Apa-apaan sih kamu? Aku sama Ariana enggak ada apa-apa. Hubungan aku sama Ariana benar-benar pure sahabat. Enggak lebih.” “Terserah kamu. Aku capek berdebat tentang hal ini terus sama kamu.” bentak Sisca dan langsung mengakhiri panggilan telfonnya.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai arti cousin
Baca
+Pustaka
Ajari Aku Salat

Ajari Aku Salat

Diva dengan kesal menghampirinya. ***Meyyis*** Melihat Diva yang menghampirinya Gus Fatih tersenyum miring. Diva terus berjalan ke arah Gus Fatih yang sepertinya meminum kopi. “Kamu tidak bisa jauh dariku, ya? Baru ditinggal sebentar sudah menyusul.” Diva mendelik.bisa-bisanya Gus Fatih bilang seperti itu, padahal dia tahu bahwa dirinya adalah calon adik iparnya. Memang sebenarnya Gus Fatih hanya menguji ketahanan Diva saja. Apakah wanita itu pantas untuk menajadi pendamping Han yang notabennya seorang pengusaha juga seorang pemimpin pesantren.
1033.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai arti cousin
Baca
+Pustaka
Bukan Sekedar Pengganti

Bukan Sekedar Pengganti

Dengan sekali tangkap saja, kedua tangan ramping Ashera sudah terkunci oleh satu genggaman tangannya. "Otakmu yang mesum!" Arion mentoyor kepala Ashera dengan jari telunjuknya. "Aku butuh asisten untuk menyiapkan pakaian, bukan memakaikan baju pada tubuhku," sambung Arion memperjelas ucapannya. "Tapi aku bukan asistenmu," seru Ashera membalas tatapan Arion kesal. "Mulai sekarang kamu jadi asisten pribadiku."
1018.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 529 kali sebagai arti cousin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status