Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Salah Kenal di Rumah Hantu

Salah Kenal di Rumah Hantu

“Lia … kamu juga mulai bersemangat, ya?” Saat pergi ke rumah hantu bersama sahabatku dan pacarnya, pacarnya salah mengira diriku sebagai sahabatku, lalu menempel dari belakang. Dalam kegelapan total, tangan pria yang besar dan hangat itu menyusup dari tepi rokku dan perlahan bergerak ke atas. Napasnya di lekuk leher dan telingaku terasa panas. Dan yang paling memalukan, tubuhku justru merespons sentuhannya.
Maikling Kwento · Gairah
1.6K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Perjalanan Liburan, Terjebak di Bus Malam

Perjalanan Liburan, Terjebak di Bus Malam

"Ugh... tangan jangan asal sentuh..." Aku yang bertubuh sensitif, terpaksa berdesakan di samping seorang pria kuat selama perjalanan. Sensasi sentuhannya terlalu menggairahkan, membuatku tak kuasa menahan gemetar dan terengah-engah di sampingnya. Tapi aku tak menyangka dia tak sabar menarikku ke pangkuannya di tengah perjalanan. "Kursinya keras sekali, pantatmu pasti sakit, biar kupijat..." Sepanjang perjalanan, aku sepenuhnya dikuasai olehnya...
Maikling Kwento · Gairah
8.0K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Masalah di Kebun Jagung

Masalah di Kebun Jagung

Di atas motor roda tiga menuju kota, kursi pengemudi yang sempit itu dipenuhi oleh aku, menantuku, dan sahabatnya. Kami bertiga berimpitan. “Sempit banget, bagaimana kalau ... aku duduk di pangkuan Paman Joni saja?” ucap sahabat menantuku itu sambil membalikkan badan dan duduk mengangkang di atas kakiku. Jalanan tanah pedesaan yang bergelombang membuatnya terus mendesah pelan. Tatapannya perlahan mulai sayu, dia menatapku dengan wajah menggoda yang tampak begitu bergairah. Sementara itu, menantuku yang melihat pemandangan ini memalingkan wajahnya dengan malu-malu, namun kedua kakinya tanpa sadar merapat kencang.
Maikling Kwento · Gairah
4.3K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Kehebatan Ayah Mertua ku

Kehebatan Ayah Mertua ku

"Ayah, jangan, aku ini menantumu..." Setelah suamiku lumpuh karena kecelakaan, aku sering menangis di tengah malam. Ayah mertuaku karena kasihan, dia naik ke tempat tidurku di tengah malam, "Menantuku, kamu akan terluka kalau terus pakai mainan seperti itu. Ayah saja yang bantu ya." Dia kemudian mengangkat kakiku dengan kasar......
Maikling Kwento · Gairah
125.9K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Penulis Skenario Penggoda

Penulis Skenario Penggoda

Di sudut lokasi syuting yang sepi dan jauh dari keramaian, sutradara menyudutkanku ke dinding. Seluruh tubuhku sudah lemas tak berdaya, sepenuhnya hanya ditopang oleh jari-jarinya yang kekar. "Sebagai penulis skenario, apa yang sebenarnya kamu tulis? Jari terasa kasar dan membuatmu nggak nyaman?" "Sekarang jariku sudah di dalam, coba katakan padaku, bagaimana rasanya?" Telapak tangan sutradara yang panas menempel erat, lalu tiba-tiba menekannya kuat-muat. "Aku ... mau ...."
Maikling Kwento · Gairah
1.5K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Rekan Kerja Suamiku

Rekan Kerja Suamiku

“Kak Tesa… coba bilang punyaku lebih besar dan kuat dari punya Kak Bobi….” Tengah malam, aku keluar untuk minum air, tak sengaja malah mengintip rekan kerja suamiku sedang melakukannya dengan pacarnya…. Aku tak tahan untuk mengintip sedikit, tapi ternyata malah ketahuan oleh pria itu. Keesokan harinya, dia menghadangku di depan pintu kamar mandi. “Kalau Kak Tesa nggak percaya, terpaksa aku harus membuktikan kemampuanku di sini sekarang juga….” Belum sempat aku bereaksi, celana luar dan celana dalamku sudah ditarik paksa ke bawah….
Maikling Kwento · Gairah
1.5K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Jabakan Maut Sahabatku

Jabakan Maut Sahabatku

Setelah suamiku tak lagi berfungsi, aku mulai mengisi hari-hariku dengan mainan. Pada akhirnya, aku malah kecanduan pada hal yang sulit dijelaskan itu. Dengan alasan suamiku sudah melukaiku sampai berdarah saat menggunakan mainan itu, aku memutuskan pergi ke sebuah klinik untuk mencari pengobatan. Tak disangka, ternyata dokter pria di sana adalah teman suamiku sendiri. Saat dia memintaku berbaring di ranjang pasien, lalu dengan tegas memisahkan kedua kakiku dan tangannya mulai bergerak ke arah sensitif itu. “Adik ipar, jangan panik… sini biar kuperiksa.” Rasa hampa dan gejolak dalam diriku mulai membakar akal sehat. Di saat yang bersamaan, aku mendengar suara suamiku dari balik pintu sedang mencariku.
Maikling Kwento · Gairah
1.8K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Niat Jahat Majikanku

Niat Jahat Majikanku

Melamar sebagai pengasuh bayi, aku tak menyangka majikanku, Pak Jeff malah ingin menilai sendiri kelayakanku. “Tak disangka ternyata kamu begitu berisi, sepertinya anakku tak akan kelaparan lagi. Selanjutnya, aku harus periksa kualitasnya.” Demi pekerjaan yang sulit kudapatkan ini, aku menahan rasa malu dan menunjukkan profesionalitasku, tapi tiba-tiba Pak Jeff malah mendekat…. “Ah, jangan digigit….” bisikku pelan, suaraku gemetar tak karuan. “Aku punya gangguan emosi, hanya susu segar yang bisa menenangkanku.” Sejak hari itu, aku harus menyediakan susu segar untuk Pak Jeff dan anaknya setiap hari. Tapi, semua ini malah diketahui oleh ayah Pak Jeff. Suatu malam, tiba-tiba dia memanggilku ke ruang kerja….
Maikling Kwento · Gairah
4.1K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Putri Bos yang Mencuri di Toko Serba Ada

Putri Bos yang Mencuri di Toko Serba Ada

“Tolong, jika nggak panggil polisi, aku akan lakukan apa pun yang kau inginkan.” Saat bekerja di toko serba ada, aku memasang kamera CCTV di atas rak untuk menangkap pencuri. Tanpa disangka, orang pertama yang tertangkap adalah seorang mahasiswi yang terlihat polos dengan bentuk tubuh bagus. Aku membawanya ke gudang untuk geledah badan. Selama penggeledahan, kelembutan payudaranya langsung membuatku berfantasi. Lebih aneh lagi, entah sejak kapan celana dalamnya ternyata juga sudah basah.
Maikling Kwento · Gairah
1.5K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Istri Sahabatku Mengajak Berbagi Mobil di Hari Valentine

Istri Sahabatku Mengajak Berbagi Mobil di Hari Valentine

"Kencang sekali ... sudah haus sekali, ya?" Malam Valentine itu, aku dan sepasang suami-istri yang juga sahabatku melakukan perjalanan darat pulang ke kampung halaman. Tak disangka, istrinya yang sedang setengah sadar, salah mengenaliku sebagai suaminya. Tangan kecilnya yang lembut mulai meraba-raba paha kerasku. Sesekali, dia menggesekkan sepasang buah dada putihnya ke arahku. "Sayang ... mainkan si kecil nakalmu ini, dong!" Mendengar itu, mana mungkin aku bisa menahan diri lagi.
Maikling Kwento · Gairah
7.7K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
PREV
1
...
3435363738
...
50
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status