Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ONE NIGHT STAND

ONE NIGHT STAND

Memeluknya erat hingga tubuh keduanya menyatu. Mendy tersenyum menggoda. "Aku masih ada syuting, aku kesini hanya mampir sebentar saja," ucap Mendy dengan gayanya yang khas memancing syahwat Xander. "Tapi... Bila kamu memang sudah tidak sabar, aku bisa menemanimu sebentar," lanjut Mendy seraya melepas kemeja Xander hingga memperlihatkan otot-otot kekar dan dada bidang lelaki itu yang putih dan mulus.
9.8961.7K viewsCompletedAdded to Library 28.9K Times as quotes mendung
Show Reviews (73)
Read
+Library
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Read All Reviews
Mendapatkan Tuan Dingin

Mendapatkan Tuan Dingin

"Lo bilang apa tadi? Mending lo jadian sama sapi? Lo nggak lihat di depan lo udah ganteng gini? Kaya, famous, anak motor." "Lo kirain gue cewek matre yang gila harta? Gue juga kaya, gue juga famous, dan gue juga anak motor tapi gue nggak pernah umbar-umbar cuman buat dapetin seseorang. Cuih norak tahu nggak!" Bukan Megatha Ziverlodie namanya jika menunduk dan merasa takut ketika berhadapan dengan seseorang. "Wah, besar juga nyali lo," ujarnya sambil bertepuk tangan.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as quotes mendung
Read
+Library
Pendekar Ular Emas

Pendekar Ular Emas

Suara binatang dan serangga malam bergema di sekitar tebing, beriringan dengan angin malam yang berembus hingga menusuk kulit. Di perkemahan yang berada di bawah bukit, para pemburu harta mengerubungi api unggun yang berkobar lumayan besar untuk menghangatkan diri mereka. Semuanya terlihat mengelilingi api hangat itu sambil mengobrol satu sama lain sambil menenggak beberapa gelas arak. Terlihat seseorang di antara mereka yang merupakan ketua sekte pendekar mengangkat gelas kayu yang lumayan besar untuk mengajak semua orang bersulang. Teriakan bernada semangat terdengar lantang dari mulutnya.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as quotes mendung
Read
+Library
Dendam Sang Primadona

Dendam Sang Primadona

“Dan percayalah, dia tidak akan berhenti sampai kalian berdua tersingkir.” Ayla mengepalkan tangannya. “Kita lihat siapa yang tersingkir lebih dulu,” katanya dingin. Gabriel tertawa kecil. “Aku penasaran bagaimana permainan ini akan berakhir.” Malam itu, di sebuah gudang tersembunyi di pinggiran Velmont City, beberapa pria berpakaian hitam berdiri di sekeliling seorang pria yang terikat di kursi.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as quotes mendung
Read
+Library
Pendekar Tongkat Emas

Pendekar Tongkat Emas

Nenek gendeng terlihat sangat serius kali ini, tidak biasanya si nenek gendeng yang selalu ceria dan nyeleneh kini bisa seserius itu, “Tolong carikan aku beberapa daun herbal yang tidak ada di hutan ini. Namanya adalah tanaman ‘ Tunjuk Langit’ , tanaman itu sangat langka, dan sepertinya hanya tumbuh di daerah tertentu saja.” Arya menggaruk kepalanya yang tidak gatal. “Apakah tidak ada petunjuk mengenai bentuk dan ciri tanaman itu mbah?” Neneng gendeng menggeleng, “Coba kau tanyakan kepada Ki Aji Sakti di perguruan Silat Gombang.”
103.3K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as quotes mendung
Read
+Library
Dendam Kuntilanak Merah

Dendam Kuntilanak Merah

Desa Kumpeh, Jambi—1970 Gemeresik daun karet kering terinjak sepasang selop seorang gadis yang berjalan tergesa-gesa. Menur tengah memburu waktu agar tidak terlalu telat tiba di rumah. Hari hampir tengah malam. Kasihan ibunya. Pasti wanita itu menunggu dengan cemas kepulangan Menur. Meski sedari awal Hasnah melarang Menur berjualan jagung dan kacang rebus ke desa sebelah, tetapi Menur tetap bersikeras untuk pergi.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 188 Times as quotes mendung
Read
+Library
DENDAM SANG PEWARIS

DENDAM SANG PEWARIS

tanya Erlangga sebagai permulaan. Daniel membenarkan letak duduknya. Dia membuat dirinya lebih santai. Dia menengadah menatap langit-langit kamar, kedua mata hitamnya berputar saat mencoba mengorek kenangan masa lalu dari majikannya itu. Erlangga menunggu dalam hening. Urat-urat di tubuhnya mulai menegang. "Tuan Besar adalah pemilik perusahaan Pamungkas Industry. Dia memiliki banyak cabang dan pabrik di kota lain," kata Daniel mengawali kisahnya.
9.57.1K viewsOngoingAdded to Library 232 Times as quotes mendung
Read
+Library
DENDAM MANTAN ISTRI

DENDAM MANTAN ISTRI

“Mulai sekarang, kau tidak lagi bersama ayahmu. Jadi kau harus belajar mengatasi semuanya sendiri. Aku tidak yakin bisa bersamamu seterusnya. Moreano sudah melanggar perjanjian.” “Perjanjian?” “The Bones.” Mala tiba-tiba teringat kepingan logam berlogo dua tulang bersilang. “The Bones? Paman anggota gang motor itu?” Jimmy tidak menjawab. Dia bangkit dari duduk dan membuka pintu pondok. Menyadari bahwa pegangan pintu sedikit longgar. Dia menggerak-gerakkan pegangan pintu itu berkali-kali–memastikan kalau memang benar-benar longgar. “Aku akan meminta Hudson memasang pengaman di pintu dan jendela. Kau bisa berenang?”
102.0K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as quotes mendung
Read
+Library
Mandul: Cinta Yang Dikhianati

Mandul: Cinta Yang Dikhianati

Belgia, 2015. Musim gugur sedang cantik-cantiknya. Langitnya bersih, udara menggigit pelan di kulit, dan daun-daun maple menghujani trotoar dengan warna tembaga yang memabukkan. Kinan berdiri di depan kedai kopi kecil di pojok Rue de Bruxelles, mengatupkan kedua tangannya di cangkir kertas yang hangat. Pelatihan hari pertama belum dimulai, tapi ia sudah sampai terlalu pagi.
840 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as quotes mendung
Read
+Library
MADU HITAM

MADU HITAM

Justin mengepalkan kedua tanganya dan menatap lurus, dengan deru napas kasar. Pembawa acara, mengambil mikrofone dan berkata "Barang lelang kali ini Ada kalung liontin permata biru, yang terbuat dari giok dan berilan." Sebuah kain penutup di buka. Kilauannya memantulkan cahaya. “Harga dimulai dari tiga miliar.” Justin terpaku sesaat. “Tiga dua.” jackob berkata sambil mengangkat papan nomor. “Tiga emat.” sambung yang lain.“Tiga tujuh.”kata pria berkaca mata. Justin masih terdiam mengamati, Jackob terkekeh, lalu kembali mengacungkan papan nomornya. “Lima miliar.” sambung Jackob, lalu menyunggingkan seulas senyum.“Apakah ada yang lebih tinggi, dari nomor dua?” dengan percaya dirinya Justin berk
894 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as quotes mendung
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status