Mengembalikan Senyum Bidadari
Shafira Prameswari gambar wanita berhijab sedih dan kecewacerita dewasa wanita alimcerita sedih istri pertamapenyesalan istri selingkuh
“Sttt. Aku tahu. Walaupun aku enggak mengalaminya, tetapi aku bisa merasakan kesedihanmu, Zee.”
Dari lantai bawah, prosesi pernikahan akan terus terlaksana, meski tanpa kehadiran putri Alina.
Zea menitikkan air mata, ia memeluk boneka beruang yang pernah dibelinya bersama Pandu.
“Bismillahirohmanirohim.” Suara penghulu kembali terdengar memulai prosesi pernikahan.
Zea menyandarkan tubuhnya di kepala ranjang. Gadis itu meneteskan air mata, ketika suara mikrofon terdengar jelas hingga ke kamarnya.